Rabu, 28 Juli 2021 20:00

Wagub Jatim Emil Dardak: AMSI Bisa Jadi Sumber Big Data Terbesar

Sabtu, 12 Juni 2021 19:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Revol Afkar
Wagub Jatim Emil Dardak: AMSI Bisa Jadi Sumber Big Data Terbesar
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak foto bersama para peserta Rakerwil 2021 AMSI Jatim.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkapkan, banyak perubahan pola terjadi dalam beberapa tahun mendatang. Masa depan memungkinkan setiap orang bisa bekerja di mana dan kapan saja. Setiap orang juga bisa membangun tangga karir sendiri. Organisasi menjadi semakin ramping, kerja lebih situasional.

"Masa depan adalah impact seberapa kita sudah menjadi resume bagi kita sendiri," terang Emil saat mengisi Seminar Nasional Smart City Creative Government: Membangun Ekosistem Digital Cettar Bagi Pembangunan Jawa Timur persembahan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim secara luring di Hotel Royal Senyiur, Prigen, Pasuruan, Sabtu (12/6/2021).

Wagub Emil menyebut, AMSI sebagai organisasi media siber memiliki pola yang mengarah pada masa depan. Egaliter, fleksibel, kontekstual. "Mindset ini sudah melekat di AMSI maupun dunia jurnalisme," tandasnya.

Lantas bagaimana agar media siber tetap tegak lurus pada kemampuan tersebut agar dapat membuat lompatan besar? Emil menegaskan, AMSI bisa mengambil peran dalam mewujudkan smart government dan smart society sebagai komponen dasar membentuk smart city.

BACA JUGA : 

Berkolaborasi Dengan Para Ahli, AMSI Luncurkan Crisis Center Covid-19

Bupati Gus Yani Respons Positif Wartawan dan Keluarga Terpapar Covid Dapat Akses Kesehatan

AMSI akan Luncurkan Crisis Center COVID-19, Bantu Pekerja Media yang Terpapar

Menko PMK Minta Masyarakat yang Punya Tabung Oksigen Dipinjamkan ke Tetangga Isoman

"Smart society berbanding lurus dengan gaya hidup masyarakat. Semakin masyarakat embarrassing digital, maka semakin smart society-nya," jelas Emil.

Lebih lanjut ia menerangkan, aksi responsif merupakan salah satu dasar dari pelayanan Pemprov Jatim melalui jargon CETTAR (Cepat, Efektif, Efisien, Tanggap, Transaparan, Akuntabel dan Responsif).

Implementasi CETTAR ini melalui sistem yang terkoneksi secara digital. Masyarakat bisa menyampaikan aduan melalui Twitter maupun website. Itu karena, pemerintah provinsi ingin bekerja berdasarkan input dari masyarakat. Namun, kata Emil, aplikasi aduan saja ternyata tidak cukup membantu pemerintah mendengar permasalahan di bawah.

"Tapi itu aja nggak cukup, maka eksistensi dari media digital menjadi sangat penting," tandasnya.

(Wagub Jatim Emil Dardak)

Menurut Emil, sumber big data terbesar ada pada AMSI. "AMSI bisa menjadi sumber big data yang luar biasa," kata Emil.

Karena dalam keseharian, AMSI dengan seluruh jejaring benar-benar menyentuh lapisan masyarakat. Baik AMSI Pusat maupun AMSI Jatim. "Ini adalah sumber yang sangat-sangat luar biasa," tambahnya.

Emil mengaku terkadang mendapat laporan informasi bukan dari bawah atau aduan di CETTAR. Namun justru dari berita media. "Jadi kecepatan dan ketepatan pada sumber informasi ini luar biasa," tutur Emil.

Media digital dinilai sebagai sensor paling efektif. Karena memiliki potensi big data yang bisa digali. Sehingga smart government tidak bisa lepas dari integrasi digital termasuk dengan ekosistem dari media online. (rev/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...