Wagub Jatim Emil Dardak saat meninjau Bengkel Libra Motor di Jalan Raya Manyar, Surabaya, Rabu (5/11/2025). Bengkel Libra menjadi salah satu bengkel yang ditunjuk Pertamina untuk menangani keluhan motor brebet usai mengisi BBM jenis Pertalite.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, mengimbau masyarakat tak khawatir menggunakan bahan bakar Pertalite, meski belakangan banyak keluhan dari masyarakat terkait motornya yang mengalami brebet usai mengisi BBM.
Imbauan ini disampaikan Emil saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bengkel Libra Motor di Jalan Raya Manyar, Surabaya, Rabu (5/11/2025). Bengkel Libra merupakan salah satu bengkel yang ditunjuk Pertamina untuk menangani keluhan tersebut.
BACA JUGA:
- Jangan Kaget! Segera Cek Harga BBM Pertamina di Jatim Per 1 Juni 2026, Ada yang Naik
- Per Hari Ini, Harga Pertamax Turbo Naik, Pertamina Dex Turun, Inilah Daftar Harganya
- Idul Adha 2026: Pertamina Patra Niaga Salurkan 2.031 Hewan Kurban
- Jelang Idul Adha 2026, Pertamina Tambah 1,5 Juta LPG 3 kg di Jateng-DIY
Selama kunjungan, Emil melihat langsung proses pemeriksaan motor. Ia juga menyempatkan diri untuk dialog dengan para mekanik maupun pemilik kendaraan yang mengadu soal gangguan mesin pasca mengisi BBM Pertalite.
Dalam kesempatan itu, Emil memastikan bahwa pemerintah bersama Pertamina terus bergerak cepat mencari akar masalah, sekaligus menegaskan bahwa warga tidak perlu panik atau berpindah ke bahan bakar lain.
“Harapannya kami, tetaplah mengisi BBM seperti biasa. Kalau ada masalah, jangan sungkan-sungkan datang, ada 33 titik bengkel resmi yang bisa didatangi,” ujar Emil.

Ia menegaskan, bahwa permasalahan ini sedang ditangani secara serius oleh Pertamina dan Pemerintah. Emil mengapresiasi langkah cepat Pertamina yang membuka puluhan bengkel layanan keluhan di berbagai daerah agar masyarakat dapat langsung mendapatkan penanganan tanpa prosedur rumit.
“Daripada harus lapor ke posko SPBU, bawa kertas ini-itu, sekarang cukup datang ke bengkel. Di sana bisa langsung dicek, langsung ditangani, jadi tidak dua kali kerja,” tegas Emil.
Menurutnya, langkah ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memastikan hak masyarakat sebagai konsumen BBM tetap terlindungi.
“Yang penting jangan panik, jangan ikut menyebarkan informasi yang belum pasti. Semua sedang diinvestigasi, dan Pertamina sudah bertanggung jawab penuh,” tambahnya.
Sementara itu, Region Manager Retail Sales Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Deny Sukendar, memastikan bahwa perusahaan terus melakukan pemeriksaan kualitas bahan bakar di seluruh SPBU di Jawa Timur.
“Kami cek ulang proses distribusi, kadar air, dan density BBM di semua SPBU. Ini bagian dari tanggung jawab Pertamina kepada masyarakat,” ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




