Gandeng Kementerian PPPA, Khofifah Kukuhkan Profesor Muslimat NU di Islamic Center Surabaya

Gandeng Kementerian PPPA, Khofifah Kukuhkan Profesor Muslimat NU di Islamic Center Surabaya Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa melantikan Asosiasi Profesor Muslimat NU. Foto: Devi Fitri Afriyanti/Bangsaonline.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ketua Umum Dewan Pembina PP Msulimat NU, Khofifah Indar Parawansa, mengukuhkan Asosiasi Profesor Muslimat NU yang digagas PP Muslimat NU dan berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, di Islamic Center Surabaya, Jumat (6/2/2026).

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa kehadiran Asosiasi Profesor Muslimat NU menjadi momentum bersejarah yang menandai kesiapan intelektual perempuan Muslimat NU untuk terlibat langsung dalam penyelesaian persoalan bangsa.

Saat ini telah tercatat sebanyak 156 Profesor perempuan Muslimat NU yang tersebar di seluruh Indonesia dari berbagai disiplin ilmu.

“Ini adalah aset intelektual yang luar biasa. Sudah saatnya para kita turun dari menara gading. Ilmu yang dimiliki harus menyentuh dan menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat,” tegas Khofifah.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Paralegal Muslimat NU sebagai garda terdepan pendampingan hukum dan perlindungan anak di tingkat desa. Khofifah berharap, Asosiasi Profesor Muslimat NU dapat memberikan dukungan pemikiran, kajian akademik, serta penguatan program pengabdian masyarakat Muslimat NU.

“Persoalan yang menimpa anak di Ngada, NTT, menjadi alarm bagi kita semua. Kepedulian sosial dan pendampingan harus diperkuat. Muslimat NU harus hadir secara proaktif, tidak boleh pasif,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri PPPA, Arifah Fauzi yang juga turut hadir menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembentukan Asosiasi Profesor Muslimat NU yang digagas oleh Khofifah. Menurutnya, keberadaan ratusan perempuan Muslimat NU merupakan kekuatan besar untuk melahirkan solusi atas berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO