Foto bersama Bupati Malang, M Sanusi saat Rapat Kerja II dan Pelantikan Pengurus Muslimat NU Kabupaten Malang periode 2025
MALANG,BANGSAONLINE.com - Bupati Malang, M Sanusi, mengungkapkan harapannya agar organisasi Muslimat NU Kabupaten Malang dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam usaha membangun masyarakat yang lebih baik. Terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Pernyataan tersebut disampaikan Sanusi dalam Rapat Kerja II dan Pelantikan Pengurus Muslimat NU Kabupaten Malang periode 2025 yang diadakan di Hotel Purnama, Kota Batu, Rabu (17/9/2025) sore
BACA JUGA:
- 5 Kereta Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat Akibat Gangguan di Jakarta, KAI Daop 8 Buka Suara
- 37 Tahun, JADE Indopratama Malang Masuk Top 10 Printerpreneur Indonesia 2026
- Lalai Tak Kunci Ganda, Motor Mahasiswi Magang di Malang Raib
- Muscam Golkar Blimbing Kota Malang Tetapkan Nedy Zunaedi sebagai Ketua PK Secara Aklamasi
Sanusi menekankan pentingnya peran Muslimat NU sebagai bagian integral dari masyarakat. Ia menilai organisasi ini memiliki potensi besar untuk menggerakkan umat dalam mendukung berbagai program pemerintah.
"Muslimat NU adalah kekuatan yang dapat membantu pemerintah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi," ujar Sanusi.
Bupati juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan mengembangkan sektor-sektor yang menjadi prioritas tersebut. "Mari bersama-sama mengembangkan pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi," jelasnya.
Sedang, kata dia, dengan kepengurusan baru yang dilantik, Muslimat NU di Kabupaten Malang diharapkan bisa menjadi lebih semangat dalam menjalankan program-programnya.
Di bawah kepemimpinan yang baru, fokus utama adalah bersinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Sanusi, menyampaikan pentingnya penguatan di bidang pendidikan. Ia menekankan perlunya peningkatan baik dalam kualitas maupun kuantitas layanan di lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Muslimat NU, seperti Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), dan Kelompok Bermain (KB).
Untuk mencapai tujuan tersebut, ada beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan, termasuk perbaikan sarana prasarana dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




