MALANG, BANGSAONLINE.com – Polemik tempat hiburan malam The Souls di kawasan Blimbing seperti tak pernah benar-benar padam. Baru saja suasana Ramadan dan Lebaran berlalu, tempat ini kembali “hidup”, beroperasi sekaligus gencar berpromosi, meski isu soal izin yang belum lengkap masih menggantung di udara.
Bukan rahasia lagi, nama The Souls sebelumnya sudah beberapa kali jadi bahan omongan. Dari soal legalitas, hingga dampaknya terhadap lingkungan sekitar, semuanya sempat mencuat. Kini, alih-alih mereda, cerita lama justru seperti diputar ulang.
Situasi semakin sensitif, karena lokasi hiburan malam ini berdempetan dengan Sekolah TK-PAUD Al-Kautsar. Di satu sisi ada dunia pendidikan yang menanamkan nilai, di sisi lain ada aktivitas hiburan malam yang ritmenya jelas berbeda. Kombinasi ini tentu memantik tanda tanya besar.
Pihak sekolah pun sebenarnya tidak tinggal diam. Melalui Badan Standarisasi Pengelolaan Pendidikan (BSPP) Sekolah Akhlak Pelita Hidayah, mereka sudah melayangkan permohonan audiensi ke DPRD Kota Malang sejak 5 Februari 2026.
Harapannya sederhana, duduk bersama, mencari jalan tengah. Namun hingga kini, ruang dialog itu belum juga terbuka.
“Informasinya sampai hari ini belum ada jadwal hearing. Sampai saat ini belum ada WA yang mengabarkan jadwal agenda hearing. Kami sangat menunggu, karena kami belum tahu seperti apa. Kami berharap bisa bertemu dewan,” ujar Humas BSPP, Safiudin, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (4/4/2026).
Kondisi ini membuat pihak sekolah seolah berada di posisi menunggu tanpa kepastian. Sementara aktivitas di lokasi hiburan malam tersebut terus berjalan seperti biasa.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita saat dikonfirmasi terkait dengan permohonan audiensi hanya menyampaikan, “Injih saya cek kembali.”
Kini pertanyaannya sederhana, siapa yang akan lebih dulu bergerak? Sebab sementara hearing belum juga dijadwalkan, The Souls tampaknya sudah lebih dulu “tancap gas”.

























