Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat (lima dari kiri) bersama tim SPPG saat meresmikan SPPG Sukoharjo 2. (Ist)
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukoharjo 2 yang dikelola Yayasan Synergy An Nahl Indonesia di Jl. Aries Munandar No. 60, Kecamatan Klojen, Jumat (27/3/2026).
Fasilitas ini cukup mencuri perhatian lantaran menempati bangunan heritage atau cagar budaya yang dipadukan dengan teknologi pengolahan pangan modern.
Wahyu Hidayat mengapresiasi tata letak bangunan yang meski berstatus heritage, namun tetap memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan yang modern.
“Sarana dan prasarana di sini sudah sangat canggih. Tidak hanya gedungnya yang terawat, tapi sistem di dalamnya benar-benar mendukung indikator keamanan pangan yang kita harapkan, mulai dari sirkulasi udara hingga pencahayaan,” ujar Wahyu.
Salah satu keunggulan yang ditekankan adalah proses sterilisasi alat makan atau ompreng. Untuk memastikan bakteri mati total, SPPG Sukoharjo 2 menggunakan air panas bertekanan tinggi dari kompresor dan mesin sterilisasi dengan suhu mencapai 130°c.
“Setiap tahap sangat krusial. Setiap petugas memiliki area tanggung jawab masing-masing sehingga tidak ada kontaminasi silang. Ini harus menjadi percontohan bagi satuan pelayanan lainnya di Malang,” katanya.
Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN),Harjito, yang ikut hadir dalam peresmian itu menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak main-main dalam mengawasi operasional Satuan Pelayanan Gizi (SPG) di seluruh Indonesia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




