JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Masjid Istiqlal Jakarta menjadi saksi berkumpulnya sekitar 6.000 jemaah Muslimat NU dari wilayah Jabodetabek dalam peringatan Isra' Mikraj, Sabtu (17/1/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Menteri Agama RI Prof. K.H. Nasaruddin Umar, serta Menteri PPA Arifah Choiri Fauzi.
BACA JUGA:
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
Dalam suasana yang khidmat, Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai poros dalam setiap langkah kehidupan. Ia mengajak jemaah untuk memaknai perjalanan Nabi Muhammad SAW sebagai landasan gerakan keumatan.
"Jadi referensi kita bagaimana gerakan kita minal masjid ilal masjid, bagaimana pikiran kita minal masjid ilal masjid, bagaimana hati kita minal masjid ilal masjid," ujar Khofifah di hadapan ribuan jemaah.
Khofifah menyampaikan bahwa kecintaan terhadap masjid harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Menurutnya, aktivitas Muslimat NU dalam majelis ilmu bukan hanya penguatan spiritual, tetapi juga penguatan nilai sosial.
"Bahwa ada niat, keinginan dan kemudian diimplementasikan bagaimana kecintaan kita kepada masjid, ini bisa menjadi referensi untuk selalu meramaikan masjid, memakmurkan masjid, dan jama'ahnya," tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hablu minallah dan hablu minannaas. "Hadirnya kita dalam majlis ini semoga dicatat sebagai amal ibadah, dan amal ibadah ini yang akan mengantarkan kita saat menghadap Allah agar kita dipanggil sebagai husnul khotimah," harap Khofifah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




