Foto: Gold and Goose Photography / Getty Images
MUGELLO, BANGSAONLINE.com – Pembalap asal Prancis, Fabio Quartararo, secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya yang mendalam terhadap situasi yang ia hadapi di Yamaha. Kekecewaan ini memuncak setelah ia finis di urutan kedua dari belakang pada balapan utama Grand Prix Italia, hari Minggu kemarin.
Pemandangan langka terjadi di Mugello ketika Quartararo menjadi pembalap paling buncit di antara penunggang motor Yamaha lainnya yang juga sedang terseok-seok musim ini. Berbicara kepada Canal+ seusai balapan, juara dunia 2021 itu blak-blakan mengakui bahwa dirinya sengaja tidak tampil all-out seperti biasanya.
BACA JUGA:
- Meski Belum Pulih Total, Marc Marquez Bangga dan Puas Bisa Finis Ke-7 di GP Italia
- Marquez Dipastikan Comeback di GP Italia 2026: Saatnya 'Si Kucing' Kembali Berburu Tikus
- Alex Marquez Sukses Jalani Operasi Tulang Selangka Pasca-Kecelakaan Horor di Catalunya
- GP Catalunya Diwarnai Drama Horor, Fabio di Giannantonio Menang Lewat Dua Kali Red Flag
"Tidak ada cara untuk melihatnya secara positif," kata Quartararo dengan nada kecewa. "Sejujurnya, saya mencoba untuk sedikit mendorong di tengah balapan. Tetapi saya sudah sangat dekat dengan batas kemampuan sehingga saya memutuskan untuk sedikit mengurangi kecepatan, karena tidak ada gunanya membuang begitu banyak energi untuk satu poin. Saya memilih untuk mengurangi kecepatan dan menghindari risiko yang tidak perlu. Selain itu, tidak banyak lagi yang bisa dikatakan tentang akhir pekan ini."
"Sejujurnya, saya meninggalkan tempat ini dengan sangat kecewa dengan pekerjaan yang telah kami lakukan, dan sejujurnya, saya senang akhir pekan ini telah berakhir."
Sinyal kebangkitan kecil yang sempat ditunjukkan Quartararo di Le Mans awal bulan ini seolah sirna tanpa bekas. Hasil buruk berturut-turut di Catalunya dan kini di Italia kian mempertegas kemunduran performa tim pabrikan asal Iwata tersebut.
Di tengah situasi sulit ini, rumor kepindahan sang pembalap semakin berembus kencang. Meski belum ada pengumuman resmi, Quartararo santer dikabarkan telah menandatangani kontrak dengan Honda untuk musim depan. Kesadaran bahwa ia akan segera berganti seragam setelah melewati musim yang penuh kegagalan ini tercermin jelas dari keluh kesahnya kepada media.
"Jika Anda bertanya kepada saya hari ini, motivasinya sudah tidak ada lagi," ujarnya jujur. "Meskipun demikian, saya tahu bahwa ketika kita sampai di sirkuit lain, saya mungkin akan merasa lebih baik daripada di sini, dan motivasi itu akan kembali."
Quartararo tidak punya banyak waktu untuk meratap. Seri MotoGP berikutnya akan langsung bergeser ke Sirkuit Balaton Park, Hungaria, akhir pekan ini. Tempat ini menyimpan memori buruk bagi Quartararo, di mana ia sempat memicu kecelakaan beruntun pada sesi sprint race tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




