Pinang Kiai Asep Jadi Anggota Dewan Pendidikan, Mendikdasmen: Jika Ditolak Sakitnya Tuh di sini

Pinang Kiai Asep Jadi Anggota Dewan Pendidikan, Mendikdasmen: Jika Ditolak Sakitnya Tuh di sini Mendidikdasmen Pro Dr Abdul Mu'ti dan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA serta Dr Muhammad Al Barra dalam acara yang dikemas pengajian akbar di halaman Sekolah SMP dan SMA Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Sabtu (7/2/2026). Foto: M. Mas'ud Adnan/bangsaonline

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah () RI Prof Dr Abdul Mu’ti, M.Ed melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Sabtu (7/2/2026). Kedatangan Menteri Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu disambut langsung oleh Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah di pintu gerbang Sekolah SMP dan SMA Unggulan Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara Surabaya.

Kiai Asep didampingi Dr Muhammad Al Baraa, LC, M.Hum Bupati Mojokerto, Dr KH Mauhibur Rokhman Rektor Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Mojokerto dan istrinya Ning Imah, Dr KH Afif Zamroni Staf Khusus Kementerian Desa dan PDT yang juga Direktur Pascasarjana UAC.

Sedangkan Menteri Abdul Mu’ti didampingi Prof Dr Biyanto, M.Ag Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Prof Dr Zainuddin Maliki mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya yang kini penasehat Menteri Desa dan PDT.

Tampak juga Ketua Harian PAN Jatim Dr Achmad Rubaie dan Wakil Ketua PAN Jatim Mochammad Fachruddin dan lainnya.

Seusai acara Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, mengajak Prof Dr Abdul Mu’ti dan rombongan ramah tamah di kediaman Ning Ima (istri Gus Mauhib), salah seorang putri Kiai Asep, untuk ramah tamah. Foto: M Mas'ud Adnan/bangsaonline.

Yang menarik, Abdul Mu’ti yang hadir bersama istrinya, Masmidah, itu mengaku kedatangannya ke Amanatul Ummah untuk melamar Kiai Asep sebagai anggota Dewan Pendidikan Dasar dan Menengah di kementeriannya. Ia mengaku datang secara khusus untuk meminang Kiai Asep.

"Kalau yang lain, mohon maaf, bukan merendahkan yang lain, itu cukup dihubungi oleh Kepala BSKAP, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Tapi khusus beliau saya datang menyampaikan permintaan. Karena beliau guru saya, senior saya. Mudah-mudahan pinangan itu tidak ditolak. Kalau ditolak sakitnya tuh di sini,” ujarAbdul Mu’ti yang langsung disambut tawa para kiai, tokoh masyarakat, guru dan para santri yang memenuhi lokasi acara.

"Sakitnya Tuh Di Sini" adalah potongan lirik lagu dangdut yang dinyanyikan penyanyi cantik Cita Citata yang pernah meledak pada tahun 2014.

Abdul Mu’ti mengaku sering bertemu Kiai Asep dalam forum-forum kenegaraan. Termasuk saat diundang Presiden Prabowo Subianto dalam silaturahim dengan para tokoh umat Islam dari berbagai organisasi Isam. Tapi hanya singkat, say hello saja. Karena itu ia mengaku sangat senang bisa bertemu langsung di Aamanatul Ummah.

“Beliau (Kiai Asep) hadir sebagai ulama dan juga tokoh yang sangat kita muliakan karena keteladanannya, dan juga karena ilmunya serta keberhasilannya mendidik putra-putri Indonesia. Sukses Amanatul Ummah,” tegas Abdul Mu’ti.

Menteri Abdul Mu’ti saat sambutan juga menyinggung tentang Gus Bara, putra Kiai Asep yang kini Bupati Mojokerto. Ia mengaku senang bertemu Gus Bara. Menurut dia, Gus Bara bergelar LC berarti lulusan Universitas Al Azhar Mesir dan hafal Al Quran 30 juz.

“Kalau saya LC lulusan Ciputat dan hafal juz 30,” canda Menteri Abdul Mu’ti yang meraih gelar Master of Education dari School of Education, Flinders University of South Australia di Adelaide pada 1997.

Menteri Abdul Mu’ti mengakui Kiai Asep sukses mencetak santri berprestasi karena pada tahun Angkatan 2025 sebanyak 1.269 santri Amanatul Ummah diterima di perguruan tinggi negeri dan luar negeri. Menteri kelahiran Kudus Jawa Tengah yang kini berusia 57 tahun (lahir 2 September 1968) itu memang sempat membaca HARIAN BANGSA yang memuat berita 1.269 santri Amanatul lolos di PTN dan luar negeri sebelum menyampaikan pidato. Ia mengakui prestasi Amanatul Ummah luar biasa.

SAMBUTAN HANGAT

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO