Minggu, 25 Oktober 2020 06:54

Pemancing Hilang Tergulung Ombak Pantai Keben Tebing Loncor di Blitar Selatan

Senin, 24 Agustus 2020 12:55 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidh
Wartawan: Akina Nur Alana
Pemancing Hilang Tergulung Ombak Pantai Keben Tebing Loncor di Blitar Selatan
Pantai Keben Tebing Loncor di Blitar Selatan.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang pemancing dilaporkan hilang usai tergulung ombak Pantai Keben Tebing Loncor, Dusun Banyu Urip, Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

Peristiwa ini dilaporkan Minggu (23/8/2020). Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi mengatakan, korban adalah Wahyu Setyo Wardani (36), warga Desa Krenceng Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Dia menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat korban dan dua orang rekannya berangkat dari rumah ke pantai Keben Tebing Loncor, Minggu siang.

Sesampainya di lokasi, mereka langsung memancing di tebing. Saat sedang menunggu umpan dimakan ikan, tiba-tiba ombak besar menerjang hingga membuat korban tergulung dan hanyut.

"Pada saat itu rekan korban yang berjarak 10 meter dari korban berusaha menolong korban dengan menggunakan tali tambang untuk menjaring udang milik nelayan setempat. Tali itu dilemparkan ke arah korban, tetapi tidak dapat menjangkau karena kurang panjang," ujar Subechi, Senin (24/8/2020).

Tak berhasil memberi pertolongan, rekan korban kemudian berteriak meminta tolong kepada para pemancing di Tebing Loncor.

Saat itu ada sekitar 12 orang di lokasi kejadian. Kemudian semua mendekat ke lokasi korban terseret ombak serta melihat korban masih terlihat mengapung, tetapi tidak bisa dijangkau.

"Selanjutnya salah satu pemancing menelepon nelayan pantai Tambakrejo untuk membawa perahu ke Tebing Loncor guna menolong korban. Namun sebelum perahu datang, kurang lebih sekitar 15 menit korban sudah tenggelam, dan dicari dengan menggunakan perahu tidak ditemukan sampai sekarang," terangnya.

Polsek setempat kemudian berkoordinasi dengan pihak Kamladu, SAR Blitar, dan perangkat Desa Ngadipuro. "Pencarian korban mulai dilakukan Senin 24 Agustus 2020. Karena kemarin setelah kejadian sudah gelap," imbuhnya.

Sementara untuk diketahui, ciri-ciri korban sewaktu hanyut dan tenggelam menggunakan pakaian singlet warna hijau dan celana training warna merah serta korban berambut panjang sebahu. (ina)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 23 Oktober 2020 18:47 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Kampoeng Anggrek, pikiran orang pasti melayang ke area perkebunan yang asri di Lereng Gunung Kelud. Ya, Kampoeng Anggrek, merupakan kawasan wisata bunga, produksi dan penjualan anggrek. Terletak di Leren...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...