Korban Kecewa, Polisi Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa UIN Madura

Korban Kecewa, Polisi Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Penganiayaan Mahasiswa UIN Madura Ilustrasi

PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com -Penanganan kasus dugaan pemukulan terhadap mahasiswa berinisial AF di dinilai lamban. 

Sebab, laporan yang dibuat sejak 4 Juni 2025 itu belum menunjukkan kepastian hukum meski disebut telah naik ke tahap penyidikan.

AF selaku korban mengaku kecewa dengan proses hukum yang berjalan lamban dan berlarut-larut tanpa kejelasan perkembangan perkara.

“Sampai sekarang kasus ini sudah naik penyidikan, tapi belum ada kepastian. Saya sangat kecewa dengan kinerja ,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).

Kendati demikian, AF menyatakan tetap menghargai institusi kepolisian. Ia berharap kasus yang menimpanya dapat segera dituntaskan agar tidak menggerus kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

“Saya berharap kepolisian menangani kasus ini dengan sungguh-sungguh. Supaya kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tetap terjaga,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Penyidik Aipda Imam Puji Santoso membenarkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada terlapor. Namun, panggilan tersebut tidak diindahkan.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO