Gubernur Khofifah turut melakukan prosesi penyiraman air bunga dalam penerimaan Korps Praja Angkatan XXXVI.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Stadium General Penguatan Nilai Kepamongprajaan bertema “Mendukung Efektivitas Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintah Daerah” yang digelar di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (21/12/2025).
Sebagai Alumni Kehormatan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Gubernur Khofifah turut melaksanakan prosesi penerimaan Korps Praja Angkatan XXXVI dengan menyematkan dek atau tanda pangkat kepada dua perwakilan Praja Pratama, yang dilanjutkan dengan prosesi penyiraman air bunga.
BACA JUGA:
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
"Hari ini kita bersama calon pemimpin bangsa saat Indonesia emas di 2045. Selamat dan sukses untuk para Praja Pratama, Praja Muda, Praja Madya, dan Praja Utama. Semuanya yang luar biasa. Selamat mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya.
"Kalau suatu saat saudara sudah sukses. Apakah menjadi menteri, gubernur, bupati/wali kota atau pejabat apa pun, ingatlah bahwa saudara berangkat dari Bumi Mojapahit. Yakni bumi yang mengajarkan persaudaraan, persatuan, dan membangun Nusantara lahir batin," lanjutnya.
Menurut Khofifah, kehadiran Praja IPDN merupakan bagian penting dari misi pembangunan nasional dalam meningkatkan martabat kemanusiaan melalui pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, para Praja diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia unggul dan kebanggaan Indonesia.
"Yang kita siapkan ini adalah SDM untuk memberikan penguatan pembangunan. Bukan hanya di Jawa Timur, tapi penguatan pembangunan Indonesia. Ini menjadi penting untuk seluruh Praja yang hadir. Bahwa saudara disiapkan untuk membangun Indonesia. Saudara mungkin berangkat dari Jawa Timur, tapi yang dibangun adalah Indonesia," ucapnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini pun menekankan pentingnya kreativitas, daya saing, dan inovasi integratif dalam membentuk SDM berkualitas. Ia mengingatkan para Praja agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




