SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong Sidoarjo menggandeng enam stakeholder untuk memperkuat program pembinaan warga binaan melalui pendidikan, bantuan hukum, layanan kesehatan, hingga pelatihan keterampilan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama sejumlah lembaga dan yayasan sebagai upaya mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan agar lebih siap kembali ke masyarakat.
BACA JUGA:
- Lahan Tidur Lapas Porong Disulap Jadi Kebun Jagung, Panen Perdana Tuai Apresiasi DPR RI
- Safari Ramadhan, Lapas Kelas I Surabaya Bagikan Bantuan untuk Warga Sekitar
- Lapas Porong Raih Penghargaan Bareskrim atas Dukungan Ungkap Kasus Narkoba
- Lapas Porong Kembali Kirim 14 Narapidana "High Risk" ke Nusakambangan
Kepala Lapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman mengatakan kolaborasi itu bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pembinaan di lingkungan lapas.
“Apa yang telah kita tandatangani hari ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dan membutuhkan dukungan dari petugas maupun pihak lembaga dan yayasan untuk saling berbagi ilmu,” ujar Sohibur Rachman, Selasa (12/5/2026).
Menurut Sohibur, keberhasilan program pembinaan tidak dapat dijalankan hanya oleh pihak lapas.
Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar warga binaan mendapatkan akses pembinaan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




