Petugas Gabungan saat mengalahkan pelanggan lalu lintas. (Ist).
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri bersama Polsek Ngasem menggelar operasi gabungan bertajuk “Jumat Gaul” di wilayah Kabupaten Kediri, Jumat (15/5/2026) malam.
Operasi tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di jalur-jalur strategis yang rawan gangguan kamtibmas.
BACA JUGA:
- 2 Oknum Satpol PP Tidur Pulas Usai Diajak Pesta Miras oleh Maling Kantor Disbudpar Tulungagung
- TPA Sekoto Rawan Overload, DLH Kabupaten Kediri Usulkan Dua TPST Berteknologi RDF
- CJH Tertua 105 Tahun Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Kediri Titip Pesan Saling Jaga
- Sengketa Proyek Griya Keraton Sambirejo Berlanjut ke Arbitrase
Patroli gabungan menyasar kawasan mulai Jalan Soekarno-Hatta hingga Pertigaan Tepus, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem.
Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah potensi kriminalitas jalanan yang kerap muncul pada malam hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, memimpin langsung pemetaan titik-titik yang dinilai rawan kerumunan pemuda maupun aktivitas malam.
“Patroli dinamis ini adalah bukti kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif mencari potensi gangguan sebelum terjadi,” kata Kaleb usai apel pengarahan di Markas Polsek Ngasem.
Usai apel, personel gabungan langsung melakukan patroli di sejumlah jalur utama.
Dalam operasi tersebut, petugas menindak empat pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
"Mereka kedapatan tidak menggunakan helm standar, serta tidak membawa kelengkapan surat berkendara seperti SIM dan STNK. Tindakan tegas ini diambil demi menegakkan disiplin berlalu lintas dan melindungi nyawa pengguna jalan itu sendiri," terang Kaleb.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




