Soroti Pergerakan Jemaah dan Konsumsi, Menhaj Sebut Armuzna Fase Paling Krusial Haji 2026

Soroti Pergerakan Jemaah dan Konsumsi, Menhaj Sebut Armuzna Fase Paling Krusial Haji 2026 Mehaj Gus Irfan saat pimpin rapat Amirulhaj bersama Wamenhaj Dahnil Anzar.

MAKKAH,BANGSAONLINE.com - Menteri Haji dan Umrah, Moch Irfan Yusuf, menegaskan persiapan pelaksanaan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjadi fokus utama pemerintah dalam penyelenggaraan haji 1447 Hijriah/2026.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Irfan itu, fase Armuzna merupakan tahapan paling krusial dalam rangkaian ibadah haji karena jutaan jemaah dari berbagai negara berkumpul di lokasi yang sama dalam waktu bersamaan.

"Armuzna adalah titik paling krusial dari proses haji. Di situlah seluruh jemaah haji dari seluruh dunia berkumpul di satu tempat, sehingga diperlukan persiapan yang sangat matang," kata Gus Irfan usai rapat bersama Amirulhaj di kantor daker Makkah, Arab Saudi, Kamis (21/5/2026).

Ia mengatakan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyusun jadwal pergerakan jemaah secara ketat untuk mengantisipasi penumpukan di hotel maupun selama perjalanan menuju Armuzna.

Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Arafah pada 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau Senin, 25 Mei 2026.

"Mulai tanggal 8 (Dzulhijjah), kami menggerakkan jemaah haji masuk Arafah. Tentu dengan perhitungan-perhitungan dan jadwal yang sudah diatur secara ketat," ujarnya.

Selanjutnya, pada 9 Dzulhijjah atau Selasa, 26 Mei 2026, jemaah akan melaksanakan wukuf di Arafah sebelum bergerak menuju Muzdalifah dan Mina pada sore hingga malam hari.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO