Instalasi Farmasi 24 jam yang dihadirkan PMI Kota Probolinggo untuk masyarakat.
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - PMI Kota Probolinggo resmi menghadirkan layanan Instalasi Farmasi sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif dan mudah diakses masyarakat.
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, menyebut kehadiran Instalasi Farmasi menjadi langkah strategis untuk mendukung layanan kesehatan yang selama ini telah berjalan, seperti donor darah, layanan ambulans, dan pelayanan medis lainnya.
BACA JUGA:
- Mega Guntara Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Periode 2026-2031
- Bupati Gresik Tekankan Kesiapsiagaan Iklim dan Regenerasi Kader di Musker PMI 2026
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- PMI Kota Probolinggo Terjunkan Relawan untuk Bantu Warga Terdampak Pohon Tumbang
"Instalasi farmasi ini melayani masyarakat selama 24 jam," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).
Berbeda dengan apotek pada umumnya, Instalasi Farmasi PMI tidak hanya menyediakan obat-obatan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan PMI. Layanan tersebut mendukung kegiatan donor darah, pelayanan ambulans, hingga penanganan kegawatdaruratan.
"Kalau apotek umumnya fokus pada penjualan obat kepada masyarakat, Instalasi Farmasi kami lebih luas karena menjadi penunjang seluruh layanan kesehatan PMI. Namun masyarakat juga tetap bisa memanfaatkan layanan ini untuk kebutuhan obat tertentu," kata Mega.
Ditegaskan olehnya bahwa layanan ini tidak bersifat komersial melainkan pelayanan kemanusiaan. Masyarakat dapat memperoleh obat dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran tanpa mengurangi kualitas maupun standar pelayanan. (ugi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




