Minggu, 05 Juli 2020 09:59

Pulang dari Malang, Mahasiswa Asal Blitar Meninggal dengan Status PDP

Senin, 18 Mei 2020 16:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pulang dari Malang, Mahasiswa Asal Blitar Meninggal dengan Status PDP
Mahasiswa yang meninggal dengan status PDP dimakamkan dengan protokol penanganan pasien Corona oleh petugas rumah sakit.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seorang mahasiswa asal Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar yang berkuliah di Malang meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dia meninggal di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Minggu 16 Mei lalu.

Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan pasien adalah seorang laki-laki berusia 23 tahun. Pasien memiliki riwayat baru pulang dari Malang, tempatnya menuntut ilmu, pada 3 Mei lalu. Kemudian pada Sabtu 15 Mei, dia mengeluh badan panas, mual, nyeri persendian, dan sariawan. Kemudian yang bersangkutan periksa ke Puskesmas Udanawu.

"Karena gejalanya mengarah ke COVID-19 dan punya riwayat dari zona merah, akhirnya pasien dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Pasien langsung masuk ruang isolasi, kemudian sehari berada di rumah sakit, pasien dinyatakan meninggal dunia," ujar Krisna Senin (17/5/2020).

Krisna menambahkan, pasien kemudian dimakamkan dengan protokol penanganan pasien Corona oleh petugas rumah sakit.

"Karena pasien masuk sebagai PDP, pemakaman dilakukan sesuai protap penanganan pasien Corona. Petugas yang memakamkan menggunakan APD lengkap," terangnya.

Krisna menyebut meski belum dinyatakan positif terjangkit virus Corona, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar langsung melacak orang yang pernah kontak erat dengan pasien. Sejauh ini, ada tiga orang anggota keluarga yang kontak erat dengan pasien. Merek di antaranya ayah, ibu dan adik pasien.

"Kepada pasien telah dilakukan swab. Sambil menunggu hasil swab, kami melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien," pungkasnya.

Untuk diketahui, hingga kini jumlah PDP di Kabupaten Blitar mencapai 38 orang. Dari jumlah tersebut 18 dinyatakan sembuh, 7 orang dirawat, dan 13 lainnya dilaporkan meninggal dunia. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...