BLITAR,BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah melakukan kunjungan kerja ke Pabrik PT Charoen Pokphand Indonesia di Krian, Sidoarjo, Minggu (11/1/2026).
Kunjungan ini dilakukan guna memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blitar dan dunia usaha dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Beky menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT Charoen Pokphand Indonesia yang selama ini berperan besar dalam sektor peternakan unggas, khususnya sebagai mitra strategis pemerintah dan para peternak.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Charoen Pokphand Indonesia atas dukungannya terhadap ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor peternakan,” ujar Beky.
Wabup Beky menegaskan, Kabupaten Blitar memiliki peran vital sebagai salah satu sentra peternakan unggas terbesar di Indonesia, terutama ayam petelur.
Saat ini, Kabupaten Blitar memiliki 3.618 peternak ayam petelur dengan populasi mencapai sekitar 17,17 juta ekor. Sepanjang 2025, produksi telur di daerah tersebut tercatat mencapai 151,5 juta kilogram.
Untuk menunjang produksi, kebutuhan pakan pabrikan mencapai 700–800 ton per hari, sementara kebutuhan jagung berada di kisaran 900–1.000 ton per hari.
Menurut Beky, keberadaan PT Charoen Pokphand Indonesia sebagai salah satu pemasok pakan ternak terbesar sangat membantu peternak dalam menjaga keberlanjutan usaha.
“Kami berharap perusahaan dapat terus menjaga keterjangkauan harga pakan. Ketersediaan dan stabilitas harga pakan menjadi kunci keberlanjutan produksi dan kesejahteraan peternak,” katanya.
Beky juga menegaskan komitmen Pemkab Blitar untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan peternak.
“Kami berkomitmen mendukung sektor peternakan agar semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ina/van)






