SURABAYA,BANGSAONLINE.com - DPRD Kota Surabaya menggelar buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada sekitar 100 anak yatim dan yatim piatu di lobi lantai 1 gedung DPRD, Senin (9/3/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung pada hari ke-21 Ramadan itu dihadiri para anggota dewan serta anak-anak yatim yang diundang oleh masing-masing anggota DPRD.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Ia berharap DPRD dapat terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
“Semoga DPRD terus menjadi tempat yang menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Kita berharap nilai-nilai kebaikan yang kita lakukan hari ini dapat menjadi amal jariah bagi kita semua,” ujarnya.
Fathoni menambahkan kegiatan berbagi seperti ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap Ramadan.
Sementara itu, tausiah dalam acara tersebut disampaikan oleh anggota DPRD Surabaya, Imam Syafi’i.
Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya amalan yang pahalanya terus mengalir, yaitu amal jariah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh.
Menurutnya, berbagi kepada anak yatim merupakan salah satu bentuk amal jariah yang sangat dianjurkan.
“InsyaAllah apa yang dilakukan hari ini menjadi amal jariah. Berbagi kepada anak-anak yatim bukan hanya menambah keberkahan rezeki, tetapi juga menjadi investasi kebaikan bagi kehidupan dunia dan akhirat,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Kami di DPRD berharap tidak ada anak yang putus sekolah karena kemiskinan. Pendidikan adalah kewajiban yang sangat penting bagi masa depan mereka,” katanya.
Menjelang waktu berbuka, para peserta kegiatan memanjatkan doa bersama sebelum santunan dibagikan kepada anak-anak yatim yang hadir.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, mengatakan kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap Ramadan.
“Tahun ini sekitar 100 anak yatim dan yatim piatu diundang untuk menerima santunan dan berbuka puasa bersama,” ujarnya.
Bahtiyar berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, baik dari sisi jumlah peserta maupun bentuk kepedulian yang diberikan.
Ia juga membuka peluang bagi perusahaan atau pihak swasta yang ingin berkolaborasi dalam kegiatan sosial tersebut.
“Jika ada perusahaan yang ingin bergabung menyalurkan rezekinya bersama kami, tentu kami sangat terbuka,” tandasnya.















