Minggu, 12 Juli 2020 14:38

Miris, Bapak di Tuban Tega Jerumuskan Anaknya Masuk Penjara

Kamis, 27 Februari 2020 19:58 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Miris, Bapak di Tuban Tega Jerumuskan Anaknya Masuk Penjara
Bapak dan anak, dua tersangka penadah barang curian saat diekspos di Mapolres Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Entah apa yang ada di benak S alias Tamijo (50) warga Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Ia tega menjerumuskan anak kandungnya masuk ke dalam penjara dengan melibatkannya sebagai penadah barang hasil curian.

Sang anak yang berinisial CI (21), mendapatkan barang haram itu dari Tarmijo, ayahnya. Sedangkan Tarmijo mendapatkan barang itu dari salah satu orang yang saat ini masih dilakukan pengejaran oleh kepolisian.

"Keduanya kita amankan karena menjadi penadah barang curian, kita masih memburu pelaku lainnya," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, Kamis (27/2).

Kapolres kelahiran Ngawi itu mengungkapkan, kasus itu bermula saat korban M. Luthfi Anshori (28) melaporkan telah kehilangan sejumlah barang berharga yang disimpan di dalam kamar kos di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban beberapa waktu lalu.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Tuban melakukan penyelidikan dan mendapati CI yang telah mempergunakan salah satu barang milik korban. Alhasil, pelaku langsung digiring ke Mapolres Tuban untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Pelaku mengaku mendapat barang itu dari sang ayah yang juga sebagai tersangka," imbuh Kapolres.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Namun, tidak menemukan barang bukti yang dicari. Setelah didalami lebih lanjut, ternyata sang ayah berada di luar kota. Tak mau kehilangan jejak tersangka, petugas memburu pelaku hingga akhirnya bisa diamankan di Surabaya.

"Tersangka S (Tarmijo) ini seorang residivis dan sudah berulangkali masuk penjara dengan berbagai kasus tindak pidana. Bahkan, aksi yang terakhir ini sudah ketiga kalinya. Dalam aksinya itu, pelaku berhasil menggasak sejumlah barang berharga milik korban, yakni dua buah handphone, dan uang tunai senilai Rp 4 juta," ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang pertolongan jahat atau penadah barang curian dan diancam hukuman maksimal 4 tahun penjara. (gun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...