Aniaya MC, Penonton Musik Dangdut yang Diduga Mabuk di Tuban Dipolisikan

Aniaya MC, Penonton Musik Dangdut yang Diduga Mabuk di Tuban Dipolisikan Pengurus DPC PAMDI Kabupaten Tuban saat mendatangi Polsek Plumpang

TUBAN,BANGSAONLINE.com - Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang Master of Ceremony (MC) dangdut saat pentas musik di Desa Jatimulyo, Kecamatan Plumpang berbuah laporan polisi.

Laporan tersebut mendapat perhatian dari komunitas seniman musik. Sejumlah perwakilan komunitas mendatangi Polsek Plumpang, Selasa (30/12/2025) sebagai bentuk dukungan terhadap korban.

Ketua DPC Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Tuban, Faishol Rozi, menyayangkan insiden tersebut.

Ia menilai peristiwa yang menimpa Andik Dwi Sapto selaku MC acara dangdut merupakan tindakan kriminal yang harus ditangani serius oleh aparat penegak hukum.

“Ada dua penonton yang mabuk dan memukul MC gara-gara acaranya tidak mau dihentikan. Padahal memang acaranya sudah waktunya selesai,” papar Faishol.

Faishol menjelaskan, peristiwa bermula saat MC hendak mengakhiri acara karena waktu pentas telah selesai. 

Namun, salah satu penonton meminta tambahan lagu dan permintaan tersebut sempat dipenuhi satu lagu tambahan.

Ketegangan terjadi ketika penonton kembali meminta tambahan lagu, tetapi MC tetap menutup acara karena waktu sudah larut malam. Pelaku yang tidak terima kemudian diduga melakukan pengeroyokan terhadap MC.

“Ada sedikit penganiayaan oleh pihak dari penonton maupun penggemar kami, dan terjadilah penganiayaan kecil sehingga menimbulkan luka sedikit, sehingga kami melanjutkan ke Polsek ini,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Andik Dwi Sapto mengalami luka-luka. Peristiwa ini mendorong komunitas musik diTuban mendatangi Polsek Plumpang untuk meminta keadilan dan memastikan kasus tersebut diproses secara hukum.

“Adapun tadi polsek sudah menjawab dari internalnya dia hanya penyelidikan, dan akan dilanjutkan di Polres,” imbuh Faishol.

Sementara itu, Kapolsek Plumpang AKP Suganda menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dan saat ini tengah memeriksa sejumlah saksi.

“Agenda hari ini kita melakukan pemeriksaan kepada para saksi. Setelah melakukan pemeriksaan kepada saksi kemudian nanti akan kita limpahkan ke Polres untuk melakukan tindakan selanjutnya,” pungkas Suganda. (wan/van)