Taufiqul Ghoni (tengah), Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan
PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Pemkab Pasuruan kembali mengajukan revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo di Kecamatan Pandaan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 66 miliar setelah rencana serupa pada 2023 batal terealisasi.
Pasar Wisata Cheng Hoo merupakan salah satu destinasi religi di wilayah barat Kabupaten Pasuruan.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
- Warga Soroti Layanan e-KTP, Pemkab Pasuruan Didorong Tingkatkan Pelayanan Publik
Lokasinya strategis karena berada di pusat Pandaan dan terhubung langsung dengan jalan nasional ruas Surabaya-Malang.
Pasar yang dibangun menggunakan APBD Pemkab Pasuruan pada 2013 itu juga berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Gerbang Tol Pandaan.
Fasilitasnya meliputi kios oleh-oleh, buah, makanan dan minuman, serta suvenir. Area parkirnya pun cukup luas untuk sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus.
Pada 2023, pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan RI sempat mengalokasikan anggaran sekitar Rp 60 miliar untuk revitalisasi.
Peletakan batu pertama juga telah dilakukan oleh Menteri Perdagangan saat itu, Zulkifli Hasan. Namun, proyek tersebut batal dilaksanakan karena gagal tender.
Kini, Pemkab Pasuruan kembali mengusulkan anggaran ke pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan RI untuk merealisasikan revitalisasi tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghoni menyebut, proyek itu belum dapat dilaksanakan tahun ini karena masih menunggu dukungan anggaran.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




