Minggu, 29 Maret 2020 06:38

Motif Pembunuhan Guru SMP di Jombang Terungkap, Pelakunya Pasutri

Jumat, 24 Januari 2020 16:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Motif Pembunuhan Guru SMP di Jombang Terungkap, Pelakunya Pasutri
Pasutri tersangka pembunuh guru SMP Negeri 1 Perak. foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Motif pembunuhan Elly Marida (45), guru SMP Negeri 1 Perak, Kabupaten Jombang, akhirnya terungkap. Pelaku ternyata menginginkan harta benda korban.

Dari keterangan polisi, tersangka yang diketahui bernama Wahyu Puji Winarno (30), asal Desa Cangkringrandu, Kecamatan Perak, ini tak sendirian dalam menjalankan aksinya. Ia melancarkan aksinya bersama sang istri yang bernama Sari Wahyu Ningsih (21).

Pasutri tersebut nekat membunuh guru SMPN 1 Perak hanya untuk merampas barang berharga korban. Saat menjalankan aksinya, mereka berpura-pura menyewa kamar kos di rumah korban.

Kapolres Jombang, AKBP Boby Pa'ludin Tambunan mengungkapkan, Puji dan Sari datang ke rumah korban yang berada di Dusun Tondowulan, Desa Temuwulan, pada Sabtu 21 Desember 2019 pagi. Pasutri yang dikaruniai satu anak ini akan menyewa kamar kos di rumah korban.

“Awalnya mereka berniat mencari kos-kosan. Melihat harta korban, maka timbullah niat jahat mereka untuk menguasai,” ucap kapolres saat menggelar pers rilis di Mapolres Jombang, Jumat (24/01/20).

Lantaran tergiur dengan barang berharga milik korban, pasutri tersebut pulang untuk merencanakan perampokan. Mereka kemudian kembali ke rumah korban pada siang harinya. Namun, Puji sudah menyiapkan sebilah pisau dapur. Dengan alasan berpura-pura menyewa salah satu kamar kos, Elly (korban) pun tidak menaruh curiga.

“Pelaku perempuan menemui korban dan berbincang, sementara suaminya masuk lewat dapur. Korban dicekik dari belakang sampai lemas, kemudian dieksekusi. Mengetahui korban belum meninggal, selanjutnya dipukul pakai paving,” terang Boby.

Akibat perlakuan sadis pelaku, ibu dua anak itu tewas bersimbah darah di bagian belakang rumahnya. Dia menderita luka di bagian kepala dan pelipis. Usai korban tewas, Puji dan Sari mencuri barang berharga milik Elly yaitu sebuah ponsel, gelang emas, dan uang Rp 350 ribu.

“Dari pengakuan tersangka, hasil kejahatannya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab pekerjaan pelaku pria adalah kuli bangunan. Mereka dijerat dengan pasal 339 KUHP subsider Pasal 338 dan 365 KUHP, dengan ancaman hukumannya maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara,” pungkas mantan Kapolres Bangkalan itu.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...