Gus Fawait, Bupati Jember.
JEMBER, BANGSAONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Jember tengah memprioritaskan percepatan pemulihan kondisi pascabencana banjir yang menerjang 10 kecamatan. Fokus utama pemulihan ini diarahkan pada perbaikan infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan parah dan menghambat aktivitas warga.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pihaknya telah menyusun langkah strategis dengan memperkuat koordinasi lintas sektoral, mulai dari tingkat Provinsi Jawa Timur hingga Pemerintah Pusat. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh titik kerusakan, baik yang berada di bawah wewenang daerah maupun pusat, dapat segera ditangani.
Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, baru-baru ini menemui Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk melaporkan kondisi infrastruktur yang menjadi tanggung jawab nasional.
“Alhamdulillah setelah kita berkomunikasi, Pak Menteri PU juga merespons bahwa infrastruktur jalan dan jembatan akan segera dibantu untuk perbaikan,” ujar Gus Fawait pada Sabtu (21/2/2026).
Selain ke tingkat pusat, Bupati Jember juga secara aktif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pasalnya, terdapat beberapa fasilitas umum yang rusak berada di bawah yurisdiksi provinsi.
“Memang ada beberapa kewenangan dari Provinsi Jatim, maka kami temui langsung gubernur dan meminta bantuan agar segera dilakukan tindakan,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi tersebut membuahkan hasil positif terkait perbaikan akses publik yang terputus.
“Untuk jembatan yang rusak akan dilakukan perbaikan oleh Pemprov Jatim, termasuk beberapa infrastruktur di titik-titik vital,” sambung Bupati.
Di samping fokus pada pemulihan bencana, Gus Fawait juga membawa kabar baik mengenai proyek strategis daerah. Rencana pembangunan jembatan layang atau flyover di Jember kini terus berproses dan sudah memasuki tahap finalisasi perencanaan.
“Jadi kami targetkan di tahun 2026 ini pembangunan flyover bisa berjalan, termasuk perbaikan jalan nasional yang selama ini dikeluhkan karena banyak kerusakan,” tegasnya optimis.
Bupati berharap, dengan pulihnya infrastruktur dan dimulainya proyek strategis tersebut, mobilitas masyarakat Jember dapat kembali normal dan ekonomi daerah segera bangkit.
“Jika ini berjalan dengan maksimal, maka akan meningkatkan sirkulasi ekonomi dan konektivitas masyarakat,” pungkasnya. (nga/yud/rev)














