Refleksi Satu Tahun Pasuruan Anugrah, Mas Adi Tegaskan Komitmen Bangun Kota Pasuruan Lebih Baik

Refleksi Satu Tahun Pasuruan Anugrah, Mas Adi Tegaskan Komitmen Bangun Kota Pasuruan Lebih Baik Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan Nawawi saat menyampaikan sambutan dalam refleksi satu tahun kepemimpinannya.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLIME.com - Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.Tp., M.Si, menghadiri sholat tarawih sekaligus refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Pasuruan H. M. Nawawi S.Kom., M.M.. Kegiatan digelar secara sederhana di Masjid Khas Kota Pasuruan, Jumat (20/2/2026) malam.

Dalam sambutannya, Mas Adi -sapaan Wali Kota Pasuruan- menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang telah dilalui. Ia menyebut, masa kepemimpinannya baru memasuki seperlima dari total lima tahun masa jabatan.

“Alhamdulillah, saya bersama Pak Wawali sudah menapaki satu tahun pemerintahan. Semoga kami bisa menjadi orang tua yang baik yang mengantarkan keluarga besar Kota Pasuruan menuju masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.

Mas Adi mengakui, perjalanan satu tahun ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Selain dampak pascapandemi Covid-19, pemerintah daerah juga harus menyesuaikan kebijakan dengan pemerintah pusat, termasuk adanya pengurangan transfer keuangan daerah (TKD) dan dana bagi hasil.

Menurutnya, visi dan misi yang telah dirumuskan dalam RPJMD merupakan janji politik untuk lima tahun ke depan. Namun, dalam pelaksanaannya, perencanaan yang matang tetap harus disesuaikan dengan kondisi anggaran.

“Perencanaan sudah disusun secara teknokratis dan aspiratif. Tetapi perencanaan yang baik juga harus diimbangi dengan anggaran yang cukup. Ini menjadi tantangan bagi kita semua,” katanya.

Meski demikian, Mas Adi menegaskan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk mundur. Justru hal tersebut menjadi energi untuk terus berinovasi dan bekerja lebih keras.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada sekda, seluruh kepala OPD, camat, dan lurah yang tetap bekerja maksimal di tengah berbagai keterbatasan.

Mas Adi kembali menegaskan komitmennya mewujudkan Kota Pasuruan yang “Anugrah” — aktif layanan publiknya, mandiri ekonominya, guyub warganya, dan indah kotanya. Ia menilai pembangunan merupakan proses panjang yang membutuhkan kebersamaan dan kolaborasi semua pihak.

Menghadapi keterbatasan anggaran, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus bergerak membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Ia mencontohkan pembangunan Masjid Khas yang juga terwujud berkat upaya kolaboratif dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Selain fokus pada program prioritas daerah, Pemerintah Kota Pasuruan juga terus menjalankan program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta Cek Kesehatan Gratis, yang diintegrasikan dalam kebijakan daerah.

“Keterbatasan yang ada bukan penanda untuk surut. Justru ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus berjuang demi Kota Pasuruan yang lebih baik,” pungkasnya.

Refleksi yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan tersebut turut dihadiri sekretaris daerah, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Pasuruan. (par/rev)