Hanya Rp140 Ribu, Aston Inn Batu Hadirkan Sensasi "Ramadhan Silk Route" Berhadiah Emas

Hanya Rp140 Ribu, Aston Inn Batu Hadirkan Sensasi "Ramadhan Silk Route" Berhadiah Emas Cukup dengan merogoh kocek Rp140.000 nett/pax, pengunjung sudah bisa menikmati aneka hidangan mewah yang menunya berganti setiap hari.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Aston Inn Kota Batu kembali menghadirkan pengalaman kuliner istimewa bagi para pencinta hidangan autentik. Bertajuk "Ramadhan Silk Route", hotel ini mengajak para tamu menyusuri perjalanan cita rasa sepanjang jalur sutra, mulai dari kelezatan khas Arab, Maroko, hingga Asia Selatan.

Program buka puasa ini secara resmi diperkenalkan kepada publik pada Sabtu (21/2/2026). General Manager Aston Inn Batu, Didik Rocky Cahyono, menjelaskan bahwa periode promo ini akan berlangsung sepanjang bulan Ramadhan.

"Ramadhan Silk Route Hotel Aston mulai launching 21 Februari sampai 18 Maret 2026. Bagi tamu yang ingin mendapat promo dan potongan harga, pihak hotel tiap hari melakukan promo di live TikTok Aston Hotel kami tiap hari," ujar Didik di sela acara peluncuran.

Cukup dengan merogoh kocek Rp140.000 nett/pax, pengunjung sudah bisa menikmati aneka hidangan mewah yang menunya berganti setiap hari. Suasana berbuka pun dipastikan kian hangat dan elegan berkat iringan live music.

Tak hanya soal makanan, pihak manajemen juga menyiapkan kejutan berlimpah. Selain voucer harian, tersedia grand prize menarik yang diundi setiap minggu.

"Buka puasa bukan hanya soal rasa, tetapi juga kesempatan membawa pulang hadiah istimewa," tambah Didik. Hadiah tersebut meliputi emas batangan hingga berbagai peralatan elektronik rumah tangga.

Keputusan mengangkat tema "Jalur Sutra" tahun ini didasari oleh antusiasme tinggi masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya. Tercatat pada Ramadhan lalu, jumlah kunjungan menembus angka 4.300 orang hanya dalam kurun waktu 25 hari.

"Alhamdulillah tahun kemarin antusiasme warga Kota Batu dan Malang luar biasa. Mencapai 4.300 pax. Untuk tahun ini kami mengangkat tema jalur sutra. Perpaduan menu Arabic, Maroko, dan Asia Selatan. Yang pasti tamu-tamu akan penasaran," terangnya optimis.

Salah satu primadona yang mencuri perhatian adalah Nasi Mandi asal Hadramaut, Yaman, yang kaya akan rempah dan biasanya disajikan dengan daging kambing atau ayam yang empuk. Menu khas lainnya seperti sambosa dan roti maryam juga siap memanjakan lidah.

Selain menu internasional, tersedia pula hidangan nusantara yang melimpah, mulai dari nasi goreng mawut tepan, ikan masak woku, gulai daun singkong, hingga stan live cooking mie kikil dan roti bakar.

Sebagai pelengkap, aneka takjil tradisional seperti es cendol, kurma, bubur kacang ijo, hingga beragam gorengan hangat tetap menjadi suguhan yang tak boleh dilewatkan.