Rabu, 19 Juni 2019 16:55

Pelaku Pencurian dan Perampasan Terhadap Anak SD di Bancar Diringkus

Rabu, 09 Januari 2019 14:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Pelaku Pencurian dan Perampasan Terhadap Anak SD di Bancar Diringkus
Pelaku perampasan kalung emas diamankan di Mapolsek Bancar.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Bancar berhasil meringkus pelaku perampasan kalung emas milik seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, Rabu (9/1).

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari Siti Alifiah (29) warga Desa Banjarjo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, di mana anak perempuannya berinisial A (8) menjadi korban pencurian dan perampasan kalung emas yang sedang dikenakan.

Kapolsek Bancar, AKP Chakim Amrullah membenarkan kejadian pencurian tersebut. Namun, setelah dilakukan penyelidikan dan penyisiran, serta berkoordinasi dengan Polsek Kragan, Polres Tuban, akhirnya identitas pelaku penipuan diketahui berinisial S (53) warga Desa Sambong, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.

"Pelaku diringkus di rumah, selanjutnya kita bawa ke Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Chakim Amrullah, Rabu (9/1).

Lebih lanjut, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait jika dimungkinkan ada TKP lain. Sementara barang bukti yang telah diamankan yakni, kalung emas seberat 10 gram milik korban.

"Akibat ulah yang dilakukannya, pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, korban A menjadi korban penipuan dan perampasan kalung emas saat pelaku bertamu ke rumah pelapor. Saat itu pelaku mengajak korban bersama temannya menuju ke pelabuhan TPPI Bulu dengan tujuan membuang pakaian pelaku ke pantai karena dirinya pernah bernazar saat sembuh dari penyakit yang dideritanya.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban dan temannya menuju Kabupaten Rembang, namun pelaku menurunkan korban di sebuah masjid Al Utsman Desa Plawangan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang.

Saat di area masjid, korban diminta masuk ke dalam kamar mandi, selanjutnya pelaku mengunci korban di dalam kamar mandi dan ditinggal pergi begitu saja. "Korban terkunci di dalam kamar mandi dan menangis, akhirnya warga memukan korban dan dilaporkan ke polsek setempat," pungkasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 12 Juni 2019 16:10 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Setelah jalur lintas selatan Jogja dibuka, banyak pantai-pantai yang terbuka aksesnya untuk umum. Sebelumnya, keterbatasan akses membuat banyak pantai cantik ini nyaris tak terjamah oleh manusia. Namun sekarang banya...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Rabu, 19 Juni 2019 14:35 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat ...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...