Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA. Foto: bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, sedang membangun kantor Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di Jalan Siwalankerto Utara Surabaya. Kantor seluas 700 meter persegi itu sekarang dikebut karena akan segera ditempati pertemuan para alim ulama seluruh Indonesia.
“Jumlah tukangnya 50 orang. Kerja siang malam,” ujar Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, kepada BANGSAONLINE, Selasa (10/2/2026) malam.
Pantauan BANGSAONLINE di lokasi, sekitar pukul 21.00 atau 9 malam, para tukang itu terus bekerja. Mereka pakai penerangan lampu, disamping juga lampu dari HP.
Yang menarik, agar para tukang itu semangat bekerja, Kiai Asep mengasih uang insentif khusus, disamping bayaran mereka sendiri.
“Tiap pagi saya kasih Rp 100 ribu per orang,” ujar Kiai Asep sembari tersenyum. Otomatis mereka mendapat bayaran dobel.
Hasilnya? “Mereka semangat,” ujar Kiai Asep yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN).
Bahkan Kiai Asep tidak hanya memotivasi para tukang tapi juga berupaya lewat spiritualitas. Beberapa kali Kiai Asep mengajak berdoa di kantor JKSN tersebut agar pembangunannya selesai sesuai tanggal acara pertemuan ulama.
Menurut Kiai Asep, pembangunan kantor JKSN itu sempat mengalami problem untuk pembuangan galian tanah. Pemilik tanah di sebelahnya keberatan ditempati pembuangan tanah.
“Akhirnya tanahnya saya beli,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.
Menurut Kiai Asep, pertemuan ulama itu akan berlangsung pada 13 -14 Februari 2026. Berarti dua hari lagi.
“Petemuan ulama ini akan dihadiri Menko Polkam Djamari Chaniago,” ujar Kiai Asep.
Selain itu, tutur Kiai Asep, juga akan dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
“Bu Khofifah kan pembina JKSN,” tutut Kiai Asep.
Peserta pertemuan ini sekitar 300 ulama, baik dari Jawa maupun luar Jawa. Mereka adalah ulama atau kiai yang tergabung dalam JKSN atau pengurus JKSN. Dalam beberapa bulan terakhir ini Kiai Asep memang berkeliling ke beberapa provinsi untuk melantik para pengurus wilayah JKSN. Terutama di luar Jawa.
“Sudah ada pengurus JKSN di 17 provinsi,” ujar putra pahlawan nasional KH Abdul Chalim itu.
Terakhir Kiai Asep mengukuhkan pengurus wilayah JKSN Provinsi Bali.
Semua beaya acara ini sepenuhnya ditanggung Kiai Asep sendiri, dari uang pribadi. Termasuk biaya tiket para kiai dari 17 provinsi dan luar Jawa.
Kiai Asep juga menyiapkan penginapan bagi para ulama yang datang. Kebetulan beberapa rumah di kawasan Siwalankerto Utara sudah dibeli oleh Kiai Asep.
Dalam beberapa hari ini rumah-rumah tersebut direnovasi dan dicat sedemikian rupa.
"Ini muat dua kiai dari dua provinsi," ujar Kiai Asep kepada BANGSAONLINE saat meninjau salah satu rumah yang dipersiapkan untuk penginapan para ulama dalam acara tersebut.
Tampak kamar dan toiletnya dipoles sedemikian rupa. Bahkan banyak keramiknya yang diganti.
"Sebagian nanti mengingat di rumah Ning Imah, Mas Mauhib, Mas Bara, dan Mas Ilyas," ujar kiai miliarder tapi dermawan itu.
Nama-nama yang disebut itu adalah putra-putri Kiai Asep. Rumah-rumah mereka terletak di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, tak jauh dari aula atau lokasi acara yang sekarang sedang dikebut pembangunannya.
Sekedar informasi, acara temu ulama ini sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JKSN.








