Ketua DPAC PKB Kebomas, Achmad Zainudin Fuad. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPC PKB Gresik dalam waktu dekat akan menggelar Muscab atau Musyawarah Cabang menyusul berakhirnya masa jabatan ketua untuk periode 2021-2026, M. Abdul Qodir.
Ketua DPAC PKB Kebomas, Achmad Zainudin Fuad, menyatakan bahwa Muscab hanya bersifat mengusulkan nama calon Ketua DPC PKB Gresik periode 2026–2031 ke DPP melalui DPW.
“Merujuk pada Muscab 2021 yang digelar pada bulan Maret maka jabatan Mas Qodir selama lima tahun akan berakhir pada bulan dan tahun yang sama,” katanya kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (10/2/2026).
Dijelaskan olehnya, tim penjaringan calon ketua sudah dibentuk. Semua kader yang memenuhi syarat berhak maju untuk diusulkan ke DPP.
“Jadi, wewenang DPC nantinya hanya melakukan penjaringan sesuai petunjuk teknis yang diberikan oleh DPP. Selanjutnya, nama-nama hasil penjaringan dikirim ke DPP. Nah, DPP yang memiliki hak prerogatif untuk memilih calon ketua DPC PKB Gresik,” paparnya.
Namun, hingga kini petunjuk pelaksana dan teknis dari DPP belum turun.
“Ya kita masih menunggu turunnya juklak dan juknis pelaksanaan muscab, daerah lain juga sama,” ucap Fuad.
Disinggung soal calon kuat, ia menyebut mayoritas kader dan pengurus di tingkat ranting, DPAC hingga DPC masih menghendaki M. Abdul Qodir kembali memimpin.
“Nama Pak Qodir masih kuat. Insya Allah tetap Pak Qodir untuk periode kedua memimpin PKB Gresik,” tuturnya.
Sementara itu, terkait nama M. Syahrul Munir yang disebut-sebut sebagai kandidat, Fuad menegaskan Syahrul disiapkan PKB untuk maju sebagai calon bupati pada pemilihan kepala daerah mendatang.
“Mas Syahrul di posisi cabup untuk maju pada Pilbup Gresik 2030, sementara Mas Qodir tetap Ketua DPC,” pungkasnya. (hud/mar)








