Minggu, 21 Oktober 2018 14:08

Dapat Berujung Kematian, Hindari Tidur Setelah Sahur

Kamis, 01 Juni 2017 03:12 WIB
Dapat Berujung Kematian, Hindari Tidur Setelah Sahur
Ilustrasi

Oleh: Marissa Noer Asthana

SAHUR adalah kegiatan rutin yang pasti dilakukan selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Kegiatan menyantap makanan pada dini hari ini, dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh agar dapat menjalankan puasa dengan lancar.

Sahur merupakan anjuran Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam karena dalam sahur terdapat keberkahan. Jika kita meninggalkannya, maka kita tidak menunaikan sunnah Rasulullah dan tidak ada bedanya dengan ahli kitab. Sesungguhnya yang membedakan puasa kita dengan ahli kitab itu terdapat dalam sahur tersebut. Oleh karena itu alangkah baiknya kita sahur untuk mendapatkan keberkahan.

Adapun juga hadits yang menyebutkan bahwa disunnahkan untuk melaksanakan sahur di akhir waktu. Mengapa demikian? Karena itu untuk menjaga semangat kita dan memperkuat badan kita sebelum puasa selama kurang lebih 14 jam lamanya. Disarankan makan sahur di sepertiga ujung malam.

Waktu sahur yang dianjurkan merupakan tantangan bagi kita karena saat-saat itu masih ada rasa kantuk yang menyelimuti. Oleh karena itu, tak jarang jika setelah sahur kebanyakan orang akan melanjutkan tidurnya. Akan tetapi, dari situ akan muncul efek-efek negatif yang bisa mengarah ke kematian ,di antaranya meningkatnya risiko terjadinya stroke, gangguan saluran pencernaan, sakit kepala, serangan jantung, penimbunan lemak, heartburn dan refluks asam.

Yuk kita simak penjelasan dari berbagai efek negatif tidur setelah sahur berikut ini:

1. Meningkatkan risiko stroke

Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke. Jika seandainya kita masih ingin tidur setelah makan sahur, minimal 2 jam setelah makan. Tak heran jika banyak ulama berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur sebaiknya tidak dilakukan.

2. Gangguan saluran pencernaan

Normalnya, pengosongan lambung manusia berlangsung sekitar dua jam setelah makan. Namun posisi berbaring saat kita tidur dapat menghambat proses pengosongan lambung tersebut. Jika hal ini terus menerus terjadi maka gangguan pencernaan seperti diare ataupun sembelit dapat terjadi tergantung bahan makanan apa yang masuk ke dalam perut kita.

3. Sakit kepala

Pernah nggak kamu merasa kepala terasa pusing setelah bangun tidur selepas bangun sahur? Bahkan kepala terasa sakit di bagian atas maupun belakang serta bagian leher terasa kaku dan sakit. Hal ini disebabkan serebrospional bergerak ke otak yang merupakan efek langsung tidur setelah mengonsumsi makanan.

4. Serangan jantung

Bagi penderita kolesterol, lemak dalam darah akan semakin menumpuk. Sehingga aliran oksigen akan tersumbat dan bisa menimbulkan serangan jantung. Jadi, kita harus berhati-hati karena ini tidak menyerang lansia saja.

5. Penimbunan lemak

Sebuah penelitian mengungkapkan jika seseorang yang memiliki riwayat keturunan keluarga gemuk, dapat meningkatkan risiko kegemukan dua kali lipat jika langsung tidur setelah sahur. Terlebih lagi jika mengonsumsi makanan berlemak atau gorengan. Hal ini terjadi karena saat tidur tubuh hanya membutuhkan sedikit energi, sehingga makanan yang kamu konsumsi tidak akan bermanfaat melainkan lebih banyak tertimbun menjadi lemak.

6. Heartburn

Merupakan sensasi terbakar yang menyakitkan di sekitar ulu hati hingga kerongkongan akibat refluks asam lambung. Ketika berbaring setelah makan, sistem pencernaan memang bekerja terlalu keras sehingga meningkatkan risiko refluks asam lambung yang bisa naik dari lambung sampai ke kerongkongan.

7. Refluks asam

Biasanya refluks asam terjadi ketika katup antara perut dan esofagus tidak tertutup secara sempurna. Hal tersebut bisa terjadi ketika tubuh sedang berbaring. Akibatnya, asam dari lambung naik ke tenggorokan. Kondisi ini tentu membahayakan, terutama bagi penderita maag.

Penjelasan di atas dimaksudkan agar Anda tidak kembali tertidur selepas makan sahur. Jika memang Anda ingin tidur kembali, usahakan minimal 2 jam setelah makan sahur, sehingga Anda terbebas dari masalah pencernaan saat menjalankan ibadah puasa sepanjang hari. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindarilah kebiasaan tidur setelah makan.

(*Penulis adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (marisaaasthana@gmail.com)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...