Rabu, 19 Juni 2019 06:53

Dikelola Swasta, Persik Kediri Minim Kontribusi PAD

Jumat, 31 Maret 2017 23:06 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Dikelola Swasta, Persik Kediri Minim Kontribusi PAD

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Aktifnya kembali klub sepakbola Persik Kediri, sepertinya tak membawa banyak keuntungan bagi masyarakat Kota Kediri maupun Pemkot. Pasalnya, saat ini Persik sudah dikelola pihak swasta. Alhasil semua pendapatan mulai dari tiket hingga sponsor, masuk dalam pengelolaan internal manajemen.

Dari informasi yang dihimpun, kontribusi Persik Kediri terhadap Pemkot Kediri diduga hanya pada sewa Stadion Brawijaya. Pembayaran sewa dilakukan pada setiap laga dilakukan. Berapa nilai sewa stadion yang dikeluarkan Persik? Beberapa pihak terkesan saling lempar saat ditanya soal itu.

Panitia pelaksana pertandingan Ferry Djatmiko yang ditanya BANGSAONLINE.com soal itu, mengaku tidak tahu. Dia menyarankan bertanya ke Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Kediri.

“Sewa. Tapi berapa sewanya yang tahu BPPKAD,” ujarnya.

Kepala BPPKAD Kota Kediri, Bagus Alit mengakui, selama ini kontribusi Persik Kediri hanya pada sewa Stadion Brawijaya semata.

"Selama ini yang kita dapat hanya pada uang sewa stadion. Sistemnya jika ada laga Persik Kediri, mereka langsung membayar sewa ke kita," ujarnya, Jumat (31/3).

Sayangnya, saat ditanya berapa besaran nilai sewa tersebut, Bagus justru terkesan menutupi. "Saya tidak tahu pastinya, tapi yang jelas hanya sewa saja," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Persik Mania ---julukan suporter Persik Kediri--- memberikan kritikan akan keseriusan panitia pelaksana (Panpel). Kritikan itu muncul karena minimnya lampu penerangan yang tak kunjung diperbaiki pada Stadion Brawijaya. Diduga karena minimnya kontribusi Persik Kediri terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemkot Kediri, membuat terhambatnya perawatan stadion. (rif/rus)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...