Jumat, 23 Agustus 2019 06:15

Dikelola Swasta, Persik Kediri Minim Kontribusi PAD

Jumat, 31 Maret 2017 23:06 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Dikelola Swasta, Persik Kediri Minim Kontribusi PAD

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Aktifnya kembali klub sepakbola Persik Kediri, sepertinya tak membawa banyak keuntungan bagi masyarakat Kota Kediri maupun Pemkot. Pasalnya, saat ini Persik sudah dikelola pihak swasta. Alhasil semua pendapatan mulai dari tiket hingga sponsor, masuk dalam pengelolaan internal manajemen.

Dari informasi yang dihimpun, kontribusi Persik Kediri terhadap Pemkot Kediri diduga hanya pada sewa Stadion Brawijaya. Pembayaran sewa dilakukan pada setiap laga dilakukan. Berapa nilai sewa stadion yang dikeluarkan Persik? Beberapa pihak terkesan saling lempar saat ditanya soal itu.

Panitia pelaksana pertandingan Ferry Djatmiko yang ditanya BANGSAONLINE.com soal itu, mengaku tidak tahu. Dia menyarankan bertanya ke Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Kediri.

“Sewa. Tapi berapa sewanya yang tahu BPPKAD,” ujarnya.

Kepala BPPKAD Kota Kediri, Bagus Alit mengakui, selama ini kontribusi Persik Kediri hanya pada sewa Stadion Brawijaya semata.

"Selama ini yang kita dapat hanya pada uang sewa stadion. Sistemnya jika ada laga Persik Kediri, mereka langsung membayar sewa ke kita," ujarnya, Jumat (31/3).

Sayangnya, saat ditanya berapa besaran nilai sewa tersebut, Bagus justru terkesan menutupi. "Saya tidak tahu pastinya, tapi yang jelas hanya sewa saja," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Persik Mania ---julukan suporter Persik Kediri--- memberikan kritikan akan keseriusan panitia pelaksana (Panpel). Kritikan itu muncul karena minimnya lampu penerangan yang tak kunjung diperbaiki pada Stadion Brawijaya. Diduga karena minimnya kontribusi Persik Kediri terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemkot Kediri, membuat terhambatnya perawatan stadion. (rif/rus)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...