Kamis, 24 Januari 2019 10:44

Dikelola Swasta, Persik Kediri Minim Kontribusi PAD

Jumat, 31 Maret 2017 23:06 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Dikelola Swasta, Persik Kediri Minim Kontribusi PAD

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Aktifnya kembali klub sepakbola Persik Kediri, sepertinya tak membawa banyak keuntungan bagi masyarakat Kota Kediri maupun Pemkot. Pasalnya, saat ini Persik sudah dikelola pihak swasta. Alhasil semua pendapatan mulai dari tiket hingga sponsor, masuk dalam pengelolaan internal manajemen.

Dari informasi yang dihimpun, kontribusi Persik Kediri terhadap Pemkot Kediri diduga hanya pada sewa Stadion Brawijaya. Pembayaran sewa dilakukan pada setiap laga dilakukan. Berapa nilai sewa stadion yang dikeluarkan Persik? Beberapa pihak terkesan saling lempar saat ditanya soal itu.

Panitia pelaksana pertandingan Ferry Djatmiko yang ditanya BANGSAONLINE.com soal itu, mengaku tidak tahu. Dia menyarankan bertanya ke Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Kediri.

“Sewa. Tapi berapa sewanya yang tahu BPPKAD,” ujarnya.

Kepala BPPKAD Kota Kediri, Bagus Alit mengakui, selama ini kontribusi Persik Kediri hanya pada sewa Stadion Brawijaya semata.

"Selama ini yang kita dapat hanya pada uang sewa stadion. Sistemnya jika ada laga Persik Kediri, mereka langsung membayar sewa ke kita," ujarnya, Jumat (31/3).

Sayangnya, saat ditanya berapa besaran nilai sewa tersebut, Bagus justru terkesan menutupi. "Saya tidak tahu pastinya, tapi yang jelas hanya sewa saja," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Persik Mania ---julukan suporter Persik Kediri--- memberikan kritikan akan keseriusan panitia pelaksana (Panpel). Kritikan itu muncul karena minimnya lampu penerangan yang tak kunjung diperbaiki pada Stadion Brawijaya. Diduga karena minimnya kontribusi Persik Kediri terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemkot Kediri, membuat terhambatnya perawatan stadion. (rif/rus)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...