Kepala KPPN Tuban Martina Sri Mulyani dan KPP Pratama Hanis Purwanto saat memaparkan dana TKD ke pemda dan perolehan PNBP Kabupaten Tuban.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban menghadapi tantangan fiskal serius pada tahun anggaran 2026. Alokasi dana transfer ke daerah (TKD) yang bersumber dari APBN untuk Bumi Wali tercatat mengalami penurunan drastis hingga menyentuh angka Rp1.612,46 miliar, turun signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp2.420,81 miliar.
Tren penurunan ini sejatinya telah terjadi selama empat tahun terakhir. Pada 2023, pagu TKD berada di angka Rp2.511,29 miliar, kemudian menyusut menjadi Rp 2.456,29 miliar pada 2024, dan terus merosot pada 2025 hingga mencapai titik terendahnya di tahun ini.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
- Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Tuban Perketat Pengawasan Bahan Pokok
- Pemkab Tuban Siapkan Rekrutmen Berbasi Talenta untuk Isi 8 Kursi OPD yang Masih Kosong
Kepala KPPN Tuban, Martina Sri Mulyani, mengonfirmasi kondisi penurunan anggaran yang cukup tajam tersebut. Menurutnya, penurunan tidak hanya terjadi pada TKD, tetapi juga pada pagu anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) yang merosot dari Rp307,91 miliar (2025) menjadi Rp 260,16 miliar (2026).
"Tahun 2026 ini TKD sangat terjun bebas," kata Martina Sri Mulyani saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).
Ia mengibaratkan kondisi anggaran tahun ini sebagai masa "puasa" yang lebih ketat bagi pemerintah daerah.
"Memang di tahun ini kita harus ikat kencang lagi dalam penggunaan anggaran belanja. Dari tahun sebelumnya kita puasa, tahun ini kita masih juga puasa. Ibaratnya begitu," timpalnya.
Meski pagu menurun, Martina menyatakan hal ini mencerminkan penyesuaian kebijakan fiskal pusat untuk penguatan kualitas belanja. Pemerintah daerah kini dituntut lebih efektif dalam mengoptimalkan dana yang ada demi keberlanjutan pelayanan publik.
Meski menghadapi tantangan pagu 2026, Martina menyebut kinerja APBN hingga 31 Desember 2025 di Tuban masih relatif solid.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




