Mensos RI Saifullah Yusuf bersama Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan jajaran forkompimda saat menggelar jumpa pers di Pendopo Krido Manunggal.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban atas komitmen kuat dalam merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Apresiasi ini diberikan setelah Pemkab Tuban menyiapkan lahan seluas 5 hingga 7 hektare untuk mendukung visi Presiden RI dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Dalam kunjungannya ke Pendopo Krido Manunggal, Jumat (6/2/2026), Gus Ipul menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat Tuban dirancang sebagai institusi pendidikan yang komprehensif. Proyek ini mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan daya tampung 1.000 siswa.
"Saya apresiasi atas komitmen Pemkab Tuban dalam merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat. Dan rencana tersebut telah disusun dengan matang, termasuk penyediaan fasilitas pendukung yang lengkap, seperti ruang kelas, asrama, area bermain (playground), kantin, rumah ibadah, ruang guru, serta laboratorium," ujar Gus Ipul.
Pembangunan fisik sekolah ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026 dengan total anggaran mencapai puluhan miliar rupiah. "Total anggaran lebih dari Rp 50 miliar," terangnya, seraya menambahkan rencana peresmian pada awal 2027.
Terkait kriteria siswa, Mensos menekankan pentingnya akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Fokus utama program ini adalah keluarga yang berada pada kelompok ekonomi paling bawah (desil 1 dan 2).
"Mekanisme penjangkauan calon peserta didik Sekolah Rakyat dilakukan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya bagi keluarga yang berada pada desil 1 dan 2 atau kelompok ekonomi paling bawah," imbuhnya.
Proses verifikasi akan melibatkan pendamping PKH, BPS, dan pemerintah daerah, sebelum akhirnya mendapatkan persetujuan dari orang tua.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyambut baik dukungan penuh dari Kementerian Sosial. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya membangun fisik gedung, tetapi juga menyiapkan jalur karir bagi para siswa.
"Bahkan, para siswa telah menjalani uji psikotes guna memetakan potensi dan kemampuan masing-masing sebagai bekal pengembangan pendidikan dan karier di masa depan," kata Bupati Lindra.
Pemerintah daerah berharap para lulusan Sekolah Rakyat kelak mampu melanjutkan ke perguruan tinggi atau menjadi wirausahawan mandiri yang dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka. (wan/rev)







