Anggota DPR Amerika Serikat Desak Bill Gates Bersumpah Atas Dokumen Epstein

Anggota DPR Amerika Serikat Desak Bill Gates Bersumpah Atas Dokumen Epstein Tangkapan layar unggahan Anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Republik, Nancy Mace. Foto: X.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat mendesak agar memberikan kesaksian di bawah sumpah terkait hubungannya dengan Jeffrey .

Desakan ini muncul, setelah adanya rilis terbaru terkait jutaan halaman dokumen oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Anggota DPR AS dari Partai Republik, Nancy Mace secara terbuka meminta pendiri hadir dan bersaksi di bawah sumpah di hadapan Komite Pengawasan Kongres. Selain itu Mace meminta, dokumen yang dirilis baru-baru ini yang memuat tuduhan serius dan sensitif ini, perlu dijelaskan secara terbuka.

Dalam unggahannya di X, Mace mengatakan, bahwa sekitar 3 juta halaman dokumen telah dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Ia menilai isi dokumen tersebut "menjijikkan" dan menegaskan bahwa tidak ada individu yang kebal dari hukum, termasuk tokoh berpengaruh dan miliarder teknologi.

"Kami mendesak untuk bersaksi di bawah sumpah tentang hubungannya dengan Jeffrey di depan Komite Pengawasan. 3 juta halaman dokumen baru saja dirilis oleh DOJ dan tuduhannya MENJIJIKKAN," tulis Mace.

"Jika tuduhan ini salah, seharusnya tidak ada masalah menyatakannya di bawah sumpah di depan Kongres. Tidak ada yang di atas hukum. Bukan miliarder. Bukan yang berkuasa. Tidak seorang pun," lanjutnya.

Selain itu, sejumlah laporan media AS menyebutkan, bahwa dokumen tersebut mencakup email dan catatan pribadi yang diklaim ditulis oleh .

Dalam salah satu email bergaya catatan jurnal, mengaku pernah membantu Gates memperoleh obat-obatan tertentu serta memfasilitasi pertemuan yang bersifat pribadi.

Dokumen lain juga memuat klaim bahwa merasa kecewa karena Gates memilih mengakhiri hubungan mereka setelah menjalin komunikasi selama beberapa tahun. Namun, tidak ada kejelasan apakah email-email tersebut benar-benar pernah dikirim atau diterima langsung oleh Gates. (rif)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO