Muhammad Fajrul Falah, salah satu jemaah dari Embarkasi Batam. Foto: MCH 2026.
JEDDAH, BANGSAONLINE.com - Muhammad Fajrul Falah (18), salah satu jemaah muda dari embarkasi Batam (BTH) asal Pontianak akhirnya berangkat ke tanah suci tahun ini.
Bukan tanpa alasan, ia pergi haji lantaran menggatikan sang ayah yang telah meninggal beberapa tahun lalu.
BACA JUGA:
- PPIH Siagakan 5 Pos Layanan di Masjid Nabawi, Antisipasi Jemaah Haji Indonesia Tersesat
- KUH Jeddah Sebut Operasional Haji 2026 Lebih Lancar, Jemaah Diminta Wajib Bawa Kartu Nusuk
- PPIH Terapkan Sistem Buka-Tutup di Terminal Ajyad Demi Keselamatan Jemaah Haji
- Tangis dan Doa Iringi Pelepasan 791 Jemaah Haji, Bupati Pamekasan Minta Jaga Kondisi Fisik
“Mungkin ngiranya saya daftar sejak kecil, padahal saya gantikan almarhum ayah yang harusnya dijadwalkan tahun lalu,” kata Fajrul kepada tim Media Center Haji (MCH) di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Jumat (8/5/2026).
“Karena meninggal duluan, porsinya dilimpahkan ke kakak saya, tapi karena belum siap, akhirnya dilimpahkan ke saya,” lanjut Fajrul.
Ia berjanji, di tanah suci akan mendoakan almarhum ayahnya, agar ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah Swt.
Selain mendoakan mendiang ayah, mahasiswa semester dua fakultas kedokteran Universitas Maritim Raja Ali Haji tersebut juga berdoa agar mendapat kemudahan selama menempuh pendidikan kedokteran dan menepis anggapan bahwa kuliah kedokteran itu selalu lama.
Sebelum berangkat menuju hotel bersama rombongan, ia juga mengapresiasi Kemenhaj atas pelayanan jemaah yang sangat ramah.
“Sejak dari pontianak pelayanan cukup baik dan ramah. Instruksi jelas, jika ada salah dikoreksi, dan tidak membuat para jemaah merasa tidak enak,” ucapnya.
“Alhamdulillah pelayanannya bagus,” tutup Fajrul. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




