Samanhudi Anwar didampingi pendukungnya saat mengembalikan formulir pendaftaran dan persyaratan bakal calon Ketua KONI Kota Blitar.
KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Bursa pemilihan Ketua KONI Kota Blitar mulai memanas dengan hadirnya dua nama besar, yakni mantan Ketua KONI Kabupaten Blitar 2 periode, Tony Andreas dan mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar. Keduanya resmi mengembalikan formulir pendaftaran beserta berkas persyaratan di Kantor KONI Kota Blitar pada Sabtu (9/5/2026) malam.
Tony Andreas datang lebih dahulu, disusul Samanhudi Anwar beberapa saat kemudian. Persaingan keduanya diprediksi menarik perhatian insan olahraga Kota Blitar karena sama-sama dikenal luas dan memiliki latar belakang berbeda.
Tony menyatakan siap membawa pengalaman memimpin KONI Kabupaten Blitar untuk mendongkrak prestasi olahraga Kota Blitar. Ia menargetkan Kota Blitar masuk peringkat 15 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun depan.
“Kalau Porprov tahun depan target kami peringkat 15. Lalu dua tahun berikutnya, jika Porprov digelar di Blitar, Tulungagung, dan Kediri, Kota Blitar harus bisa masuk 10 besar,” katanya.
Sementara itu, Samanhudi Anwar mengaku maju karena dorongan para atlet dan pegiat olahraga. Ia prihatin melihat prestasi olahraga Kota Blitar yang dinilai tertinggal.
“Saya sebagai putra daerah tentu ingin prestasi Kota Blitar terangkat seperti dulu. Pertama akan kita lakukan evaluasi terlebih dahulu,” ucapnya.
Dengan munculnya dua kandidat tersebut, pemilihan Ketua KONI Kota Blitar diperkirakan berlangsung ketat dan menjadi sorotan masyarakat olahraga setempat. (ina/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




