Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, Zakaria Anshori
JEDDAH,BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan ibadah haji 2026 dinilai berjalan lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya, terutama setelah memasuki fase kedatangan jemaah gelombang kedua di Arab Saudi.
Kepala Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, Zakaria Anshori, menyebut operasional haji tahun ini berlangsung lebih tertata dan minim kendala berarti.
BACA JUGA:
- PPIH Siagakan 5 Pos Layanan di Masjid Nabawi, Antisipasi Jemaah Haji Indonesia Tersesat
- PPIH Terapkan Sistem Buka-Tutup di Terminal Ajyad Demi Keselamatan Jemaah Haji
- Tangis dan Doa Iringi Pelepasan 791 Jemaah Haji, Bupati Pamekasan Minta Jaga Kondisi Fisik
- Kemenhaj Cek Kesiapan Tenda Arafah, Pastikan 103 Ribu Jemaah Indonesia Terlayani
Menurutnya, peningkatan kualitas layanan tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh dari pelaksanaan haji tahun sebelumnya.
Salah satu perhatian utama pemerintah tahun ini ialah mencegah terjadinya percampuran antar-syarikah yang sebelumnya sempat memicu persoalan layanan jemaah.
"Kita belajar banyak dari tahun lalu, terutama dalam mengantisipasi perpecahan antar-syarikah yang mengakibatkan jemaah tercampur. Hal itu sempat menyulitkan proses pengangkutan dari bandara ke hotel hingga pengaturan di hotel itu sendiri," ujar Zakaria dalam keterangannya di Jeddah, Sabtu (9/5/2026).
Meski secara umum operasional berjalan lancar, Zakaria mengingatkan potensi kendala masih bisa terjadi pada kloter-kloter akhir keberangkatan.
Ia menjelaskan, kloter penutup biasanya merupakan gabungan dari sejumlah jemaah yang sebelumnya batal berangkat sehingga berpotensi menyebabkan percampuran layanan antar-syarikah.
Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi distribusi layanan kepada jemaah apabila tidak diantisipasi sejak awal.
Selain itu, pihaknya juga menerima sejumlah laporan terkait fasilitas hotel di Makkah yang belum berfungsi optimal.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




