Menteri Haji dan Umrah Dr KH Muchamamd Irfan Yusuf (Gus Irfan) memimpin Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Amirulhaj di Auditorium HM Rosyidi Kantor Kementerian Haji dan Umroh Jalan Thamrin Jakarta, Rabu (6/5/2026) malam. Foto: bangsaonline
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Menteri Haji dan Umrah Dr KH Muchamamd Irfan Yusuf (Gus Irfan) terus melakukan inovasi dalam pelayanan atau pelaksanaan haji. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Amirulhaj di Auditorium HM Rosyidi Kantor Kementerian Haji dan Umroh Jalan Thamrin Jakarta, Rabu (6/5/2026) malam.
Menurut Gus Irfan, Kemenhaj selama kepemimpinannya telah melakukan 8 inovasi.
BACA JUGA:
- Wamenhaj Ingatkan Petugas Tak Kendur, Fase Pemulangan Jemaah Sama Krusialnya
- 19 Kloter Jemaah Haji Gelombang Pertama Sudah Diterbangkan Pulang ke Indonesia
- Prof Kiai Imam Ghazali: Haji 2026 Lancar karena Menhaj dan Amirul Hujjaj Tidak Leha-Leha
- 12 Kloter Jemaah Haji Indonesia Mulai Dipulangkan, Kemenhaj Larang Bawa Zamzam dalam Koper
“Lima ivonasi dalam negeri dan tiga inovasi luar negeri,” ujar Gus Irfan saat memimpin rapat Koordinasi dan Konsolidasi Amirulhaj yang dihadiri Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, pendiri dan pengasuh Pondok Pesntren Amanatul Ummah.
Juga hadir Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Agama Romo R Muhammad Syafi’i, pengusaha Yusuf Hamka, Rektor Universitas Indonesia Prof Dr Heri Hermansyah, Rektor UIN Malik Ibrahim Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si dan tokoh lainnya.
Untuk inovasi dalam negeri, pertama, kata Menhaji Gus Irfan, alokasi kuota provinsi berkeadilan.
“Dampaknya, keseragaman masa tunggu antar provinsi,” ujar Menhaj.
Kedua, penurunan biaya haji sebesar Rp 2 juta. “Tanpa menurunkan kualitas layanan,” ujarnya.
Ketiga, asrama haji berbasis hotel. “Embarkasi Yogyakarta,” tukas Gus Irfan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




