Mensos Saifullah Yusuf saat sosialisasi DTSEN kepada Kades di Bojonegoro
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi dasar utama pemerintah dalam menyusun kebijakan perlindungan sosial, terutama penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran.
Menurut Mensos yang akrab disapa Gus Ipul, akurasi dan pemutakhiran data secara berkala menjadi kunci untuk meminimalkan kesalahan sasaran penerima bantuan serta mewujudkan keadilan sosial.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Gelar GPM di 31 Titik, DKPP Bojonegoro Tekan Lonjakan Harga Pangan
- ODGJ di Jalan Trunojoyo Mengamuk saat Dievakuasi Satpol PP dan Dinsos Bojonegoro
- BPBD Bojonegoro Petakan Wilayah Rawan Kekeringan Jelang Musim Kemarau
"DTSEN adalah satu data terpadu yang menjadi rujukan nasional. Oleh karena itu, dibutuhkan peran aktif pemerintah daerah hingga desa untuk memastikan data yang disajikan benar-benar akurat," ujar Gus Ipul di Pendopo Pemkab Bojonegoro, Rabu (21/1/2026).
Di hadapan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, unsur Forkopimda, camat, hingga kepala desa, Gus Ipul mengajak seluruh pemangku kepentingan melakukan sosialisasi dan pendataan secara berkelanjutan agar DTSEN berjalan sesuai harapan.
"Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Bojonegoro memiliki pemahaman yang sama terkait DTSEN sebagai basis utama perencanaan dan pelaksanaan program sosial yang adil dan tepat sasaran," katanya.
Senada dengan Mensos, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan pentingnya penggunaan data dalam penyaluran bantuan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




