Founder Yayasan Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin, saat menerima piagam penghargaan Rekor Muri.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com – Ribuan anak yatim memadati halaman kantor Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Jawa Timur IV (Bakorwil IV) Pamekasan, Jumat (6/3/2026).
Sebanyak 3.000 anak yatim dari 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan berkumpul untuk menerima santunan dalam kegiatan sosial yang digelar Yayasan Bani Insan Peduli (BIP).
BACA JUGA:
- Yayasan Bani Insan Peduli Gelar Doa Tahlil dan Santuni Kaum Duafa
- Refleksi Harlah ke-90, GP Ansor Palengaan Daja Pamekasan Gelar JJS dan Santuni Puluhan Anak Yatim
- Didatangi Mensos, Pemilik Rumah Tidak Layak Huni di Pamekasan Nangis
- Polda Jatim Gandeng LSM Gapura Bagikan 500 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Kegiatan penuh kepedulian tersebut menghadirkan sekitar 100 anak yatim dari setiap kecamatan. Mereka datang dengan penuh antusias untuk mengikuti rangkaian acara, mulai dari doa bersama hingga penyerahan santunan.
Bupati Kholilurrahman memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Per kecamatan ada 100 anak yatim yang dikumpulkan di sini. Ini kegiatan yang sangat baik dan patut diapresiasi,” kata Kholilurrahman saat memberikan sambutan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum berbagi, tetapi juga mempertemukan berbagai unsur penting dalam kehidupan sosial, seperti ulama, pemimpin, serta para dermawan.
“Dalam surga itu ada ulama, pemimpin yang adil, orang kaya yang dermawan, dan orang yang didoakan orang-orang fakir. Empat-empatnya ada di sini hari ini,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi berbagai elemen masyarakat seperti ini sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, sekaligus membangun daerah dengan semangat gotong royong.
Founder Yayasan Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




