Tim BPBD Magetan saat mengevakuasi korban dari kanal. Foto: ANTON/HB
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Seorang pemuda berinisial M.H (23), warga RT 05 RW 02 Desa Banjarejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia di Kanal Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, pada Rabu (10/6/2026) sore. Korban diduga kuat tenggelam setelah terpeleset ke dalam kanal.
Informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali diketahui mengapung di aliran kanal sekitar pukul 16.30 WIB. Penemuan tersebut langsung dilaporkan oleh warga setempat kepada pihak kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan untuk dievakuasi.
BACA JUGA:
- Laga Perdana Mabox Shaduk Jotosh, Eko Koyon Tumbangkan Bunari dari DKT Gank
- Tampung Hobi Balap para Pemuda, Polres Magetan Gelar Bhayangkara Rookie Dragbike 2026
- Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Magetan Berharap Bantuan Pemerintah
- Motor dan Sandal Ditemukan Terparkir di Jembatan Ngujur Magetan, Pemilik Masih Dicari
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Magetan, Eka Radityo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, personel BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan bantuan kendali operasi (BKO) evakuasi.
"Informasi awal masuk ke Pusdalops-PB bahwa ada penemuan mayat mengapung di Kanal Desa Jonggrang. Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban," kata Eka Radityo melalui rilis resmi BPBD Magetan, Rabu (10/6/2026).
Berdasarkan hasil identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Tim Inafis Polres Magetan, korban diketahui memiliki riwayat keterbelakangan mental. Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa korban mengalami kecelakaan murni saat berada di dekat kanal.
"Sesuai hasil identifikasi oleh Tim Inafis Polres, korban adalah orang dengan keterbelakangan mental. Diduga korban terpeleset jatuh ke dalam kanal, dan karena tidak bisa berenang, akhirnya korban tenggelam hingga meninggal dunia," pungkas Eka Radityo.
Setelah berhasil dievakuasi dari aliran kanal, jasad pemuda tersebut langsung ditangani lebih lanjut oleh pihak berwajib dan tim medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. (ton)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





