Pemkot Mojokerto Gelar Malam Nuzulul Quran, Ning Ita Sampaikan Pesan Penting untuk Warga

Pemkot Mojokerto Gelar Malam Nuzulul Quran, Ning Ita Sampaikan Pesan Penting untuk Warga Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita) dalam acara Malam Nuzulul Quran. (Ist)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar peringatan malam Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah di GOR Seni Majapahit, Jalan Gajahmada, Kota Mojokerto, Jumat (6/3/2026).

Dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Polri/TNI, tokoh agama hingga masyarakat tersebut, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita), menekankan bahwa malam 17 masuk dalam hari yang penuh keutamaan.

“Semoga keutamaan 10 hari ke-2 memberikan maghfirah-Nya kepada kita semuanya, Allahumma amin,” harapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kiai Imam Khambali dan Abah Topan yang telah memberikan tausiah dalam acara tersebut, Ning Ita berharap masyarakat mendapatkan syafaat dari Al-Qur'an di hari akhir.

Wali kota juga mengingatkan pentingnya meningkatkan ibadah di bulan Ramadan, seperti memperbanyak murojaah, zikir, dan doa.

“Karena tentu Allah akan memenuhi janjinya, bahwa di bulan yang suci ini, apapun yang kita mohonkan akan Allah ijabah. Semoga doa-doa terbaik panjenengan senantiasa terus dipanjatkan agar segera Allah penuhi hajat semuanya,” ungkapnya.

Ning Ita juga menyampaikan pesan penting terkait kondisi cuaca. Saat ini, Kota Mojokerto sedang berada di puncak musim hujan dengan potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.

“Potensi banjir adalah ancaman yang paling utama di Kota Mojokerto, karena kita dialiri oleh tujuh sungai besar. Jika curah hujan di hulu cukup besar, kemungkinan luapan air akan terjadi di kota kita,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, selaras dengan program presiden Indonesia Asri, dan berpartisipasi dalam kerja bakti bersama pemda, TNI, dan Polri.

Pesan berikutnya yakni tentang kewaspadaan saat keluar rumah. Ning Ita mencontohkan kejadian yang dialami Kiai Hambali saat perjalanan menuju Mojokerto, yang terlambat karena adanya angin puting beliung yang menyebabkan baliho besar roboh dan menutup akses jalan tol.

“Ini adalah contoh kejadian yang harus kita waspadai bersama-sama. Semoga di bulan yang penuh berkah ini kita senantiasa bisa memohon keselamatan untuk Kota Mojokerto tercinta dan bangsa Indonesia,” harapnya.

Terakhir, wali kota juga memohon doa dari masyarakat agar para pejabat pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan dampak terbaik bagi masyarakat.

“Kami yakin dengan doa-doa panjenengan itu akan menjadi wasilah yang menjaga jalan kami tetap lurus dan mendapatkan perlindungan,” tutupnya. (ris/msn)