KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Kota Mojokerto mencatat capaian luar biasa dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI). Sepanjang semester I tahun 2026, tidak ada satu pun kasus kematian ibu yang terjadi di wilayah tersebut.
Prestasi ini mengantarkan Dinas Kesehatan PPKB Kota Mojokerto meraih penghargaan kabupaten/kota dengan capaian zero kematian ibu semester I 2026 dari Dinas Kesehatan Jawa Timur. Penghargaan diserahkan dalam pertemuan koordinasi lintas program dan sektor penurunan AKI, AKB, dan stunting di The Singhasari Resort and Convention, Batu.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengatakan bahwa penghargaan tersebut sebagai buah komitmen pihaknya dalam melindungi kesehatan ibu dan anak melalui pelayanan cepat, terintegrasi, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Setiap ibu yang selamat menjalani kehamilan dan persalinan adalah keberhasilan bersama. Zero kematian ibu bukan sekadar angka, tetapi wujud nyata hadirnya negara dalam melindungi keselamatan setiap ibu di Kota Mojokerto,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Menurut dia, capaian ini membuktikan investasi di sektor kesehatan berdampak nyata bagi kualitas hidup masyarakat. Pemkot Mojokerto akan terus memperkuat deteksi dini kehamilan berisiko, pendampingan ibu hamil, serta akses layanan kesehatan yang cepat dan berkualitas.
Berbagai upaya dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari penguatan layanan kesehatan ibu hamil di seluruh fasilitas kesehatan hingga pendampingan intensif oleh tenaga kesehatan dan kader.
Penghargaan ini menambah daftar prestasi Kota Mojokerto di bidang kesehatan sekaligus menjadi pengakuan bahwa pembangunan sumber daya manusia unggul dimulai dari keselamatan ibu dan anak sejak hari pertama kehidupan.
“Memastikan setiap ibu di Kota Mojokerto dapat menjalani kehamilan dan persalinan dengan aman serta melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas jauh lebih berharga,” kata Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto. (ris/mar)










