Kasi Pelayanan Keterampilan Kejuruan Dindik Jatim, Siswoko Andianto bersama Frenky MDP, Kasi SMK Cabdindik wilayah Malang (Kota Malang-Batu) foto bersama para peserta usai penutupan.
MALANG, BANGSAONLINE.com - Program Mobile Training Unit (MTU) wilayah Kota Malang-Batu yang digelar sejak Senin (2/3/2026) secara resmi ditutup hari ini, Sabtu (7/3/26) di SMKN 6 Malang.
Penutupan program yang diinisiasi Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim ini dilakukan secara daring melalui zoom meeting dan turut dihadiri oleh Kasi Pelayanan Keterampilan Kejuruan Dindik Jatim, Siswoko Andianto.
Mewakili Kepala UPT PTKK Endang Wanarsih, Siswoko mengucapkan terima kasih kepada seluruh sekolah yang ketempatan pelatihan juga mengapresiasi para instruktur.
Menurutnya, program MTU ini merupakan wujud paradigma Jatim Cerdas dan pendidikan berdampak.
Sementara Kepala SMKN 6 Malang sekaligus pewakil para kepala sekolah, Muhammad Taufik, berharap kepada peserta pelatihan agar selalu meningkatkan kompetensi keahliannya, baik teknologi informasi maupun AI sebagai bekal masuk ke dunia kerja.
"Seiring perkembangan zaman yang terus berubah, maka selain menguasai kompetensi sesuai dengan jurusan, kalian harus belajar dan mengembangkan diri di bidang teknologi informasi dan AI," pesannya kepada para peserta.
Sedangkan Instruktur Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU), Basuki Rochman, mengakui semangat peserta sangat tinggi saat pelatihan. Bahkan, ia menyebut ada peserta yang layak mengikuti ajang Asian Skill berkat kemampuannya saat pelatihan.
Sebagai informasi, program MTU wilayah Kota Malang dan Batu diikuti sebanyak 150 peserta dari 20 SMK yang dipusatkan di lima sekolah, yakni SMKN 10 Malang, SMKN 6 Malang, SMKN 9 Malang, SMKN 7 Malang, dan SMKN 11 Malang.
Adapun lima kompetensi keahlian yang diberikan meliputi Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU), Videografi, Fotografi, serta Programmable Logic Controller (PLC).
Setiap kompetensi diikuti sekitar 30 siswa, sehingga total peserta mencapai 150 orang.
Pelatihan yang mendapat dukungan penuh Cabang Dinas Pendidikan wilayah Malang (Kota Malang dan Kota Batu) ini berlangsung selama enam hari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan kombinasi teori dan praktik. Bahkan guna memastikan pelatihan ini berjalan lancar, Kacabdindik wilayah Malang (Kota Malang dan Kota Batu), Hastini Ratna Dewi, selalu memantau di lima sekolah yang ketempatan pelatihan.
Agam, salah satu peserta pelatihan dari SMKN 6 Malang mengaku bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Pasalnya, setelah enam hari mengikuti pelatihan di bidang Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU), dirinya mengaku telah bisa menguasai teknik perbaikan AC dan pengelasan pipa outdoor ke indoor AC yang bocor.
"Alhamdulillah, saya sudah bisa memperbaiki sendiri AC yang bermasalah. Mentornya sangat telaten dan luar biasa," ungkap Agam Jati Mulya, siswa kelas XI SMKN 6 Malang jurusan teknik instalasi listrik.
Dalam penutupan pelatihan ini juga diumumkan tiga peserta terbaik dari masing-masing bidang keahlian, yakni bidang teknik pendingin dan tata udara, videografi, programmable logic controller (PLC), teknik sepeda motor, dan bidang fotografi. (asa/msn)















