Marc Marquez. Foto: Gold and Goose Photography / Getty Images
HUNGARIA, BANGSAONLINE.com – Pembalap pabrikan Ducati, Marc Marquez, menegaskan bahwa dirinya belum mau sesumbar menganggap diri sebagai penantang gelar juara MotoGP 2026.
Pernyataan realistis ini ia sampaikan meskipun baru saja menampilkan performa dominan dan melesat ke posisi kelima dalam klasemen sementara setelah memenangi Grand Prix Hungaria.
BACA JUGA:
- Frustrasi di Mugello, Fabio Quartararo Akui Kehilangan Motivasi Bersama Yamaha
- Meski Belum Pulih Total, Marc Marquez Bangga dan Puas Bisa Finis Ke-7 di GP Italia
- Marquez Dipastikan Comeback di GP Italia 2026: Saatnya 'Si Kucing' Kembali Berburu Tikus
- Alex Marquez Sukses Jalani Operasi Tulang Selangka Pasca-Kecelakaan Horor di Catalunya
Di tengah proses pemulihan cedera bahu yang dialaminya di Lombok tahun lalu, Marquez sukses mengunci kemenangan pertamanya di musim 2026. Mengaspal di Sirkuit Balaton Park, ia berhasil menumbangkan pembalap KTM, Pedro Acosta, dalam sebuah duel langsung yang sengit.
Momen emas ini bertepatan dengan nasib sial yang menimpa para petinggi klasemen dari tim Aprilia. Jorge Martin memicu tabrakan beruntun di lap pembuka yang turut menyeret rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta Raul Fernandez dari tim Trackhouse keluar dari balapan.
Keberhasilan menyapu bersih poin maksimal sebanyak 37 poin dari sesi sprint dan balapan utama membuat posisi Marquez terdongkrak. Ia kini hanya tertinggal 72 poin dari Bezzecchi selaku pemuncak klasemen, setelah sebelumnya sempat tertinggal hingga defisit tiga digit angka.
Kendati demikian, pembalap berjuluk The Baby Alien ini sadar betul bahwa kondisi fisiknya masih menjadi batu sandungan. Karakter Sirkuit Balaton Park yang berputar berlawanan arah jarum jam memang menguntungkan kondisi bahunya, namun tantangan berat sesungguhnya sudah menanti di depan mata.
“Saya belum siap,” akui Marquez. “Saya ingin mengatakan kepada Anda, 'ya, kami siap untuk kembali dan kami akan menyerang, tidak ada yang perlu dikhawatirkan'. Tetapi tetap saja, saya percaya bahwa saya lebih banyak yang harus dikhawatirkan daripada yang bisa dimenangkan, terutama karena sekarang semua orang akan sangat gembira karena saya menang lagi."
“Tetapi kami akan ke Brno dan Assen, yang merupakan dua sirkuit yang ‘tepat’, di mana cukup menantang bagi bahu kanan. Kemudian kami akan menghadapi Sachsenring dan liburan musim panas, jadi saya akan lebih memahaminya di bagian kedua kejuaraan.”
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




