Ilustrasi. Foto: Ist
BANGSAONLINE.com - Jawa Timur tercatat sebagai salah satu dari 11 provinsi dengan jumlah kasus HIV tertinggi di Indonesia hingga 2025. Kondisi ini menempatkan provinsi tersebut dalam kategori wilayah dengan beban epidemi signifikan di tingkat nasional.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan terdapat sekitar 564.000 orang hidup dengan HIV di Indonesia, namun baru 63 persen yang mengetahui statusnya.
“Ini menunjukkan masih banyak penderita HIV yang belum terjangkau layanan kesehatan secara optimal,” kata Sekretaris Kemendukbangga, Budi Setiyono, Selasa (9/6/2026).
Dari jumlah tersebut, sekitar 67 persen menjalani terapi antiretroviral (ARV), sementara hanya 55 persen yang berhasil mencapai supresi virus.
Jawa Timur bersama DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi wilayah dengan konsentrasi kasus tertinggi. Tingginya mobilitas penduduk dan aktivitas ekonomi disebut mempercepat penyebaran HIV.
“Banyak orang tidak menyadari dirinya terinfeksi karena HIV bisa berkembang tanpa gejala selama bertahun-tahun,” ucap Budi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




