Banjir Sumatra. Foto: Ist
BANGSAONLINE.com -Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan skema bantuan finansial untuk meringankan beban tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana di Sumatra. Bantuan tersebut akan disalurkan secara terpusat melalui BNPB.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengaku terenyuh mendengar keluhan para nakes yang tetap bertugas melayani masyarakat meski rumah mereka rusak parah akibat bencana.
“Sehingga mereka tetap bisa bekerja tanpa mengkhawatirkan kondisi keluarganya,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Bantuan diberikan berdasarkan tingkat kerusakan rumah. Nakes dengan rumah rusak ringan akan menerima Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, sedangkan rumah rusak berat akan dibangun kembali sepenuhnya oleh pemerintah.
Selain itu, Kemenkes juga menyiapkan bantuan tambahan berupa uang mebel Rp3 juta dan biaya hidup Rp5 juta.
“Agar penyaluran bantuan tepat sasaran, kami menerapkan pendataan berbasis digital,” kata Menkes.
Pihaknya pun meminta Kepala Dinas Kesehatan di daerah terdampak mengumpulkan data detail nakes, mulai dari nama, foto kondisi rumah, hingga titik koordinat lokasi melalui Google Maps. Data tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan BNPB untuk verifikasi serta pelaksanaan pembangunan.
“Tersedianya data lokasi dan foto yang jelas membuat kami bisa bergerak cepat dan transparan,” ucap Menkes.
Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, memastikan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) berjalan sesuai target.
“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat terdampak segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak,” ungkapnya.
Ditegaskan olehnya, pembangunan huntara harus dipercepat dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan akses terhadap fasilitas dasar. (rom)






