Digandrungi Gen Z, Nyaris 3 Juta Suara Antar Lia Istifhama ke Senayan

Digandrungi Gen Z, Nyaris 3 Juta Suara Antar Lia Istifhama ke Senayan Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jawa Timur.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Sosok Senator Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, kian identik dengan politikus yang dekat dengan anak muda. Dukungan besar dari kalangan Gen Z disebut menjadi salah satu faktor penting dalam perolehan suaranya yang fantastis pada Pemilu lalu, yang menembus angka hampir tiga juta suara — capaian signifikan bagi seorang pendatang baru (new comer).

Zainal, pemuda asal Probolinggo, menilai Lia sebagai figur politik yang mampu membangun komunikasi hangat dengan generasi muda.

“Beliau itu dekat sekali dengan anak muda. Cara bicaranya nyambung, tidak berjarak. Kami merasa didengar,” ujar Zainal.

Hal senada disampaikan Rozikin, pemuda asal Pasuruan. Ia mengaku mengagumi sosok anggota DPD RI tersebut karena kepeduliannya terhadap aspirasi generasi muda.

“Menurut saya, Ning Lia itu pemimpin yang peduli. Beliau humble ke semua kalangan, terutama ke Gen Z seperti saya. Tidak ada sekat,” katanya.

Bagi Rozikin, kedekatan Lia dengan anak muda bukan sekadar pencitraan politik, melainkan tercermin dalam berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda, mulai dari diskusi kebangsaan, pemberdayaan UMKM milenial, hingga forum santri dan mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, putri almarhum KH Masykur Hasyim itu mengaku memang sengaja membangun ruang dialog seluas-luasnya dengan generasi muda. Menurutnya, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pemudanya.

“Saya memang senang bergaul dengan siapa pun, terutama anak muda. Gen Z ini adalah estafet kepemimpinan bangsa. Kalau kita ingin melihat kemajuan Indonesia ke depan, lihatlah bagaimana gagasan dan keberanian pemudanya hari ini,” ujar Lia.

Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu menambahkan, anak muda tidak boleh hanya menjadi objek politik, melainkan harus menjadi subjek perubahan. Ia pun mendorong generasi muda untuk aktif menyampaikan gagasan, berani berkompetisi, dan membangun kapasitas diri.

“Politik harus ramah anak muda. Mereka bukan hanya pemilih, tetapi calon pemimpin masa depan,” tegasnya.

Dengan basis dukungan yang kuat dari kalangan muda, Lia Istifhama dinilai berhasil membangun citra sebagai politisi perempuan yang inklusif, komunikatif, dan relevan dengan semangat zaman.