Ning Inayah Wulandari Wahid dan KH Muhammad Shalahuddin A. Warits alias Lora Mamak di kursi pengantin. Foto: istimewa
JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Pernikahan Ning Inayah Wulandari Wahid – putri Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan kiai muda, Muhammad Shalahuddin A. Warits, – sempat viral.
Maklum, sebelumnya tak pernah ada kabar Ning Inayah jatuh hati kepada sosok pria manapun. Tiba-tiba muncul video di TikTok yang menggambarkan Ning Inayah duduk di kursi pengantin dengan seorang kiai muda. Video itu diunggah akun @iaaputri_official, yaitu akun resmi Ikatan Alumni Annuqayah Putri (IAA Putri). Dalam video itu juga ada narasi yang mendoakan semoga dua insan tersebut menjadi keluarga sakinah, mawaddah warrahmah.
Ning Inayah popular bukan saja karena putri Gus Dur. Tapi juga kondang sebagai aktivis yang gigih membela hak asasi manusia. Perempuan kelahiran 31 Desember 1982 itu bergerak dengan Positive Movement (PM) dan jaringan Gus Durian.
Ning Inayah mewarisi karakter dan perjuangan Gus Dur. Ia humoris sekaligus kritis dalam merespons peristiwa-peristiwa sosial politik. Ia pernah meraih penghargaan Apresiasi Perempuan Berpengaruh pada Agustus 2023.
Ning Inayah selain sering tampil dalam monolog dengan tema-tema satire dan kritik sosial yang tajam di panggung juga banyak terlibat dalam dunia teater dan film. Bahkan ia banyak tampil dengan para pemain teater dan sineas kondang. Antara lain Butet Kartaredjasa dan Garin Nugroho.
Lalu siapa Kiai Muhammad Shalahuddin A. Warits? Pria yang akrab dipanggil Ra Mamak atau Lora Mamak itu ternyata alumnus Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur. Yaitu pesantren yang didirikan oleh Hadratussyaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari, kakek Gus Dur.
Karena itu Ra Mamak hadir dalam acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete) pada Sabtu 18 April 2026 lalu. Mengenakan kemeja putih dan sarung serta kopiah hitam ia terlibat nostalgia bersama para santri yang lain.

Tampak Lora Mamak (pegang berkas hijau, dibawah logo Tebuireng) duduk santai bersama para alumni di sela-sela acara Halal Bihalal IKAPETE di Pesantren Tebuireng, Sabtu (18/4/2026). Foto: bangsaonline.
Ra Mamak duduk santai bersama para alumni yang lain di depan komplek Y Al Hidayah, tempat ia nyantri dulu. Tentu pernikahannya dengan Ning Inayah langsung menjadi perbincangan ramai.
“Ini benar-benar sang penakluk,” ujar M. Mas’ud Adnan, alumnus Pesantren Tebuireng sembari menunjuk Ra Mamak. Karuan saja canda Mas’ud Adnan disambut tawa para alumni yang lain.
Mas'ud Adnan yang CEO HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE itu mengaku heran, kok bisa orang Madura menyunting putri Gus Dur.
“Saya sempat heran, kok bisa ya orang dari ujung paling timur Madura dapat putri Gus Dur,” tambah Mas’ud Adnan yang juga penulis buku tentang NU dan Gus Dur, diantaranya Anekdot KH Abdurrahman Wahid: Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura.
Para alumni yang duduk bergerombol makin terpingkal-pingkal. Termasuk Ra Mamak.
Beberapa alumni yang lain kemudian menimpali. “Iya gimana ceritanya. Bagaimana pertemuan awalnya,” tanya alumni yang lain.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




