Bupati Jember saat menjawab keluhan warga.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jember memperketat pengawasan pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengumumkan pembentukan satuan tugas khusus untuk memastikan distribusi dan kualitas makanan bagi pelajar sesuai standar.
Satgas akan memantau ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai kecamatan. Kebijakan ini muncul setelah laporan mengenai kendala teknis, termasuk mutu menu yang dinilai kurang layak di sejumlah lokasi.
“Ini bukan salah pemerintah pusat, bukan salah Presiden. Jika ada kekurangan di Jember, itu adalah tanggung jawab saya sebagai kepala daerah. Saya memohon maaf atas kendala yang terjadi dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan menyeluruh,” kata Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, Kamis (26/2/2026).
Pengawasan akan diperkuat dengan teknologi, termasuk pemasangan kamera pengawas (CCTV) di setiap dapur SPPG yang terhubung ke pusat kendali Satgas. Pengelola juga diwajibkan melaporkan menu harian beserta foto dokumentasi ke grup koordinasi khusus.
Gus Fawait menegaskan langkah tegas akan diambil terhadap pengelola yang lalai, termasuk rekomendasi penghentian kerja sama dengan SPPG yang tidak menjaga kualitas.
Ia menambahkan, program MBG bukan hanya pemenuhan gizi siswa, tetapi juga penggerak ekonomi lokal melalui rantai pasok bahan pangan dari petani dan UMKM.
Dalam waktu dekat, seluruh kepala SPPG dijadwalkan mengikuti pertemuan bersama bupati untuk menerima arahan terkait pembaruan standar operasional prosedur (SOP). (ngga/yud/mar)














